"Dalam setahun ini saja sudah ada kenaikan sebanyak dua kali. Pemerintah harusnya sudah bisa mengatasi kenaikan harga dengan mengambil upaya-upaya. Kenaikan harga ini membuat para pedagang pusing semua," tuturnya.
Terpisah pedagang daging sapi, Widya, 45 tahun, seorang ibu rumah tangga asal Reni Jaya, menanggapi dengan kenaikan harga ini pemerintah bisa mengambil tindakan supaya harga-harga tidak pada naik.
"Biasa harga daging perkilo Rp120 kilogram, ini sudah mencapai Rp150 ribu. Sangat tinggi sekali," ujar Widya.
Menurut Widya, meski harga tinggi mau tak mau tetap dicari meski biaya belanja harus ditambah.
"Sebagai ibu rumah tangga harga naik justru membebankan. Kalau bisa harga kebutuhan pokok bisa stabil," tuturnya.
