POSKOTA.CO.ID - Kepergian Lula Lahfah mengejutkan publik dan dunia hiburan Tanah Air. Pacar Reza Arap tersebut ditemukan terbujur kaku di apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026.
Berdasarkan surat kematian yang dikutip dari Instagram Story @kimjennniiie, Lula Lahfah meninggal karena mengalami Henti Jantung/Henti Nafas.
Lula Lahfah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB sesuai dengan surat keterangan kematian yang dikeluarkan Mardhiyah Medical Clinic.
Dalam dokumen medis tersebut, tertulis bahwa penyebab utama kematiannya adalah henti jantung, dengan penyebab lanjutan berupa henti napas.
Baca Juga: Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen Dharmawangsa, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dugaan Whip Pink Gas Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah
Kabar kepergiannya Lula Lahfah menjadi perbincangan di media sosial terutama di X yang menyebutkan bahwa meninggalnya selebgram pacar Reza Arap tersebut karena penggunaan Whip Pink Gas atau gas tawa.
Isu tersebut lalu beredar setelah potongan tangkapan layar percakapan yang menyebutkan pemakaian gas tersebut.
Perlu ditegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada bukti medis atau pernyataan resmi yang menyatakan penyalahgunaan Whip Pink Gas sebagai penyebab kematian utama Lula Lahfah sebab Kasus ini masih dalam tahap investigasi kepolisian.
Baca Juga: Lula Lahfah Sakit Apa sebelum Meninggal Dunia? Ini Riwayat Penyakitnya yang Sempat Dikeluhkan
Isu terkait kematian Lula Lahfah dengan Whip Pink Gas dibantah oleh pihak terdekat.
Sebelumnya kicauan lama Lula di X sempat menyinggung kondisi kesehatan yang pernah ia alami beberapa tahun lalu.
Kicauan tersebut diunggah Lula di akun X pribadi miliknya, @lullipopp, pada 24 November 2021. Dalam unggahan singkat itu, Lula secara terbuka mengungkap keluhan terkait gangguan lambung yang dialaminya, sekaligus kondisi mental yang menyertainya.
“Overthingking sampe GERD lalu makin overthinking karena takut meninggal,” tulisnya di akun X.
Whip Pink Gas Itu Apa?

Whip Pink adalah produk tabung ataupun dispenser yang berisi Nitrous Oxide (N2O) yang dikenal sebagai gas tawa. Penggunaan gas ini cukup lazim dalam dunia kuliner untuk membuat whipped cream atau krim kocok.
Mengapa disebut Whip Pink? Hal itu karena kemasannya yang berwarna pink dan berisikan N20 sebagai propelan untuk mengembangkan krim.
Dalam penggunaan yang benar, Nitrous Oxide aman untuk makanan dan umum dipakai di kafe, restoran, serta dapur profesional untuk menghasilkan tekstur krim yang lembut dan berbusa secara instan.
Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink Gas
Whip Pink gas ramai dibahas karena penyalahgunaan N20 untuk inhalasi. Praktik ini ilegal dan sangat berbahaya sebab memberikan efek berupa euforia singkat, tawa berlebihan, hingga mabuk berat karena kekurangan oksigen sementara.
Praktik ini biasanya dilakukan dengan cara mengeluarkan gas ke balon lalu dihirup, dikenal dengan istilah whippet atau huffing.
Penyalahgunaan gas N₂O dapat menimbulkan berbagai risiko serius, antara lain:
- Hipoksia akut: pusing, pingsan, hingga henti jantung akibat kekurangan oksigen
- Kerusakan saraf: defisiensi vitamin B12 jangka panjang yang bisa menyebabkan mati rasa, gangguan saraf, hingga kelumpuhan permanen
- Kematian: overdosis atau inhalasi langsung dari tabung bertekanan tinggi dapat berakibat fatal
