Muhammad Feroz mengaku sangat terpukul karena tidak mengetahui secara detail kondisi kesehatan yang dialami putrinya. Ia menyampaikan penyesalan mendalam karena keluarga tidak sempat memberikan penanganan medis yang lebih maksimal.
“Kalau kita tahu mungkin kita suruh dia berobat lah mungkin ya. Kalau gak di sini, lebih di luar atau gimana. Supaya bisa body check up gitu,” ujar Feroz.
Pihak keluarga menduga Lula Lahfah terus menahan rasa sakit yang dialaminya hingga akhirnya memicu komplikasi dari berbagai penyakit yang diderita. “Akhirnya dia tahan, dia tahan, dia tahan... Mungkin komplikasi dari semua itu,” tambahnya.
Baca Juga: Pastikan Penyebab Kematian, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Lula Lahfah
Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfah di Apartemen
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Lula Lahfah disebut masih menjalani aktivitas seperti biasa. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan hingga akhirnya keluarga dan orang terdekat mulai merasa khawatir karena Lula tidak dapat dihubungi hingga siang hari.
“Dia (Lula) normal seperti biasa kan. Malam tidur, pagi aktivitas. Ya udah cuman ya hari itu sampai siang gak ada kabar. Akhirnya ya dibantu minta untuk buka pintu (apartemennya),” pungkas Feroz.
Lula Lahfah kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh petugas keamanan gedung di unit apartemennya pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 18.44 WIB. Setelah ditemukan, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kepergian Lula Lahfah menjadi pengingat akan pentingnya keterbukaan terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang menjalani aktivitas padat di dunia hiburan. Sosok Lula pun akan selalu dikenang melalui karya dan jejaknya di media sosial.
Rest In Peace Lula Lahfah, 1999-2026.
