Apa Itu Just Do It Day? Hari Motivasi Global yang Jatuh Setiap 24 Januari

Jumat 23 Jan 2026, 17:38 WIB
Just Do It Day Diperingati 24 Januari: Ini Sejarah, Makna, dan Tujuan Peringatannya (Sumber: Pinterest)

Just Do It Day Diperingati 24 Januari: Ini Sejarah, Makna, dan Tujuan Peringatannya (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Setiap 24 Januari, masyarakat global memperingati Just Do It Day, sebuah hari unik yang mengusung pesan sederhana namun kuat berhenti menunda dan mulai bertindak.

Di tengah budaya menumpuk rencana tanpa realisasi, peringatan ini hadir sebagai pengingat bahwa aksi nyata, sekecil apa pun, jauh lebih bernilai dibanding niat besar yang terus tertunda.

Momentum Just Do It Day kerap dianggap relevan di awal tahun, ketika banyak orang mulai kehilangan konsistensi terhadap resolusi tahun baru. Peringatan ini seolah menjadi “alarm kedua” agar publik kembali fokus pada target yang telah disusun sejak Januari dimulai.

Baca Juga: El Rumi Pasangkan Kalung Berlian ke Syifa Hadju Saat Pertunangan, Ini Harganya yang Fantastis

Apa Itu Just Do It Day?

Just Do It Day adalah hari peringatan yang bertujuan membangkitkan produktivitas, keberanian, dan kemauan untuk mengambil langkah nyata. Peringatan ini mengajak setiap individu untuk tidak lagi terjebak pada alasan, rasa ragu, maupun ketakutan akan kegagalan.

Pesan utamanya sederhana: lakukan sekarang. Just Do It Day menekankan bahwa tindakan kecil yang dilakukan hari ini lebih bermakna dibanding rencana besar yang terus tertunda. Menyelesaikan satu tugas sederhana, misalnya, kerap menjadi titik awal perubahan yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari.

Makna Just Do It Day juga bersifat universal. Peringatan ini relevan untuk berbagai aspek kehidupan, mulai dari dunia kerja, pendidikan, kesehatan, hingga hubungan sosial. Dalam konteks ini, Just Do It Day tidak membatasi jenis tindakan, melainkan menekankan keberanian untuk memulai.

Kenapa Just Do It Day Diperingati Setiap 24 Januari?

Tanggal 24 Januari dipilih karena memiliki konteks strategis dalam kalender tahunan. Just Do It Day mulai dikenal luas dan tercatat sebagai salah satu peringatan nasional tidak resmi di Amerika Serikat sejak sekitar 2015. Seiring waktu, pesannya menyebar secara global melalui komunitas produktivitas dan pengembangan diri.

Bulan Januari sendiri identik dengan resolusi dan target baru. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa motivasi cenderung menurun setelah beberapa minggu pertama tahun berjalan. Oleh karena itu, Just Do It Day pada 24 Januari berfungsi sebagai pengingat agar masyarakat kembali berkomitmen pada tujuan awal tahun.

Dalam konteks global, tanggal ini juga berdekatan dengan sejumlah peringatan internasional, sehingga pesan Just Do It Day semakin kuat sebagai dorongan untuk bertindak dan menciptakan perubahan berkelanjutan.

Arti dan Makna Just Do It Day

Secara filosofis, Just Do It Day mengajak setiap orang mengadopsi pola pikir action over perfection. Hari ini bukan sekadar slogan motivasi, melainkan ajakan untuk melawan rasa takut gagal dan kebiasaan menunggu waktu yang dianggap sempurna.

“Menunggu momen yang tepat sering kali menjadi alasan utama mengapa banyak rencana tidak pernah terwujud,” tulis psikolog produktivitas James Clear dalam Atomic Habits. Ia menegaskan bahwa konsistensi kecil jauh lebih menentukan dibanding motivasi sesaat.

Meski frasa “Just Do It” identik dengan slogan merek olahraga Nike sejak 1988, makna peringatan Just Do It Day jauh lebih luas dan tidak terkait langsung dengan promosi merek. Hari ini menyoroti nilai keberanian, konsistensi, dan kemauan untuk bertumbuh dalam berbagai aspek kehidupan.

Bagaimana Cara Memperingati Just Do It Day?

Memperingati Just Do It Day tidak memerlukan langkah besar. Justru, esensi peringatan ini terletak pada tindakan sederhana yang selama ini tertunda. Beberapa contoh aksi yang bisa dilakukan antara lain:

Menyelesaikan pekerjaan yang tertunda, seperti merapikan ruang kerja, membalas email lama, atau memperbaiki barang yang rusak.

Memulai kebiasaan baru, misalnya berjalan kaki 15 menit, mendaftar kursus daring, atau kembali menekuni hobi lama.

Melakukan aksi sosial sederhana, seperti menghubungi anggota keluarga yang jarang ditemui atau memberikan pujian tulus kepada rekan kerja.

Menariknya, 24 Januari juga bertepatan dengan National Compliment Day, yang mendorong setiap orang untuk menyebarkan energi positif melalui apresiasi sederhana. Kombinasi ini membuat Just Do It Day semakin relevan sebagai momentum tindakan positif, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Ogah Lepas Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Pilih Tinggalkan Inara Rusli?

Kaitan Just Do It Day dengan Peringatan Lain

Selain Just Do It Day, tanggal 24 Januari secara internasional juga diperingati sebagai Hari Pendidikan Internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pernyataannya, PBB menegaskan bahwa pendidikan membutuhkan tindakan nyata dan kolaborasi global, bukan sekadar komitmen di atas kertas.

“Education is a human right, a public good and a public responsibility,” tulis UNESCO dalam laman resminya. Pernyataan ini menegaskan bahwa perubahan nyata hanya dapat tercapai melalui aksi berkelanjutan.

Kombinasi dua peringatan tersebut memperkuat pesan bahwa belajar dan bertindak harus berjalan beriringan. Just Do It Day menjadi pengingat bahwa pengetahuan tanpa tindakan tidak akan menghasilkan perubahan.

Just Do It Day bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi dan ajakan bertindak. Peringatan setiap 24 Januari ini mengingatkan bahwa menunda hanya akan memperlambat kemajuan. Langkah kecil yang dilakukan hari ini sering kali menjadi fondasi perubahan besar di masa depan.

Dengan semangat “lakukan sekarang”, Just Do It Day mendorong siapa saja untuk memulai tanpa menunggu kondisi sempurna. Karena pada akhirnya, keberanian mengambil langkah pertama adalah kunci dari setiap proses pertumbuhan.


Berita Terkait


News Update