KEBAYORAN, POSKOTA.CO.ID - Kondisi genangan di sejumlah wilayah Jakarta bertambah seiring hujan deras yang masih mengguyur hingga Kamis siang, 22 Januari 2026.
Berdasarkan pembaruan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 12 RT dan 17 ruas jalan masih terendam banjir.
“Update siang ini terdapat 12 RT dan 17 ruas jalan yang masih tergenang dengan ketinggian bervariasi,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Januari 2016.
Yohan menjelaskan, wilayah permukiman terdampak seluruhnya berada di Jakarta Barat, dengan sebaran genangan meliputi Kelurahan Kapuk, Kedaung Kali Angke, dan Rawa Buaya.
Baca Juga: Pramono Anung Angkat Bicara Soal Pedagang Daging Sapi Mogok Berjualan Imbas Kenaikan Harga
Di Kelurahan Kapuk, satu RT terendam air setinggi sekitar 30 sentimeter. Sementara di Kelurahan Kedaung Kali Angke, genangan merendam delapan RT dengan ketinggian air mencapai 45 hingga 50 sentimeter.
Adapun di Kelurahan Rawa Buaya, tiga RT tergenang dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
"Seluruh genangan tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan," ucap Yohan.
Selain permukiman warga, kata Yohan, genangan juga dilaporkan terjadi di 17 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
Baca Juga: Kawanan Maling Ambil Laptop dan Proyektor di Depok, Polisi Cari Pelaku
Beberapa titik dengan genangan cukup tinggi di antaranya Jalan Gaya Motor 2 di Jakarta Utara dan Jalan Pondok Karya Kompleks di Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
"Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi," kata Yohan.
Sementara itu, Yohan mencatat satu wilayah yang sebelumnya terdampak, yakni Kelurahan Sukabumi Selatan, kini telah dinyatakan surut.
Dalam upaya penanganan, pihaknya terus mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau kondisi genangan serta melakukan koordinasi lintas instansi.
Baca Juga: Guru Predator Seksual di Tangsel Ditetapkan Tersangka, Jumlah Korban Bertambah
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal, bersama lurah dan camat setempat,” terang Yohan.
Selain itu, kata Yohan, pihaknya juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dan menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan upaya penanganan yang dilakukan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam," kata Yohan. (man)