Baca Juga: Jaringan Internet Telkomsel dan Indihome Alami Gangguan Massal Nasional, Ini Dugaan Penyebabnya
2. Aplikasi Google Maps
- Pastikan aplikasi Google Maps terpasang: Unduh dan pasang Google Maps di perangkat Android atau iOS sebelum memulai pemantauan.
- Buka aplikasi dan masukkan lokasi tujuan: Ketuk kolom pencarian di bagian atas, lalu masukkan nama lokasi atau alamat yang ingin diperiksa kondisi banjirnya.
- Perhatikan ikon peringatan di peta: Amati peta dan cari ikon segitiga berwarna merah yang menandakan adanya laporan banjir, kemacetan, atau gangguan lalu lintas.
- Klik ikon peringatan untuk detail informasi: Pilih ikon tersebut untuk melihat keterangan lebih rinci yang dilaporkan oleh pengguna di lapangan.
- Gulir layar untuk pembaruan terkini: Geser layar ke bawah guna membaca informasi terbaru terkait kondisi banjir dan situasi jalan.
- Rute alternatif otomatis: Jika rute yang dilewati terdeteksi terdapat genangan atau gangguan, Google Maps akan secara otomatis menyarankan jalur alternatif yang dinilai lebih aman.
3. Website BPBD DKI Jakarta
- Pantauan langsung dari BPBD: BPBD DKI Jakarta menyediakan data banjir melalui situs resmi yang dapat diakses publik.
- Akses melalui laman Info Banjir: Masyarakat dapat mengunjungi laman Info Banjir BPBD DKI Jakarta untuk mengetahui perkembangan situasi banjir secara real time.
- Data lengkap wilayah terdampak: Situs tersebut menyajikan informasi jumlah RT terdampak, sebaran wilayah yang tergenang, serta ketinggian muka air di berbagai pos pantau.
- Rujukan utama kondisi terkini: Data yang ditampilkan dihimpun langsung oleh BPBD DKI Jakarta, sehingga dapat dijadikan salah satu sumber utama dan terpercaya untuk memantau perkembangan banjir di ibu kota.
