Pejabat Pemkab Bekasi Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang

Kamis 22 Jan 2026, 20:41 WIB
Ilustrasi. Sebuah kecelakaan di Tol Tol Cipularang KM 83 B/83.800 B, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, merenggut nyawa pegawai Pemkab Bekasi, Kamis, 22 Januari 2026. (Sumber: Freepik/@fxquadro)

Ilustrasi. Sebuah kecelakaan di Tol Tol Cipularang KM 83 B/83.800 B, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, merenggut nyawa pegawai Pemkab Bekasi, Kamis, 22 Januari 2026. (Sumber: Freepik/@fxquadro)

PURWAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha tewas dalam kecelakaan di ruas Tol Cipularang KM 83 B/83.800 B, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 09.25 WIB.

Pj. Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody menjelaskan, korban mengendarai mobil dinas bermerek Toyota Kijang Innova milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dari arah Bandung ke Jakarta.

Saat hendak berpindah jalur untuk mendahului kendaraan lain, korban diduga kurang mengantisipasi kondisi hujan lebat, karena jarak pandang terbatas.

"Korban tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan oleng dan menghantam pembatas beton di median jalan, sebelum akhirnya kembali melaju dan menabrak sebuah dump truk yang berada di depannya," kata Dody saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

Korban Hilang Kendali

Keterangan serupa disampaikan Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono. Ia menyebutkan, sopir kaget ada kendaraan lain saat berpindah jalur, sehingga banting stri berujung hilang kendali.

“Setelah menabrak pembatas jalan, kendaraan kembali menabrak dump truk yang sedang berhenti di bahu jalan. Posisi akhir kendaraan berada di bahu jalan dalam kondisi normal,” ujarnya.

Menurut Joko, benturan keras mengakibatkan mobil korban mengalami kerusakan parah, terutama bagian depan kendaraan.

Sementara itu, Indra yang berkendara seorang diri, menderita luka berat pada dada, kaki, dan sisi kanan tubuhnya.

Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya

Korban sempat hidup saat dievakuasi petugas PJR bersama Jasa Marga dan ambulans ke Rumah Sakit (RS) Abdul Radjak, Kabupaten Purwakarta.

"Korban sempat dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," tuturnya.


Berita Terkait


News Update