JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pedagang daging di Pasar Cakung, Jakarta Timur, mogok berjualan imbas harga bahan pangan yang bertambah mahal.
Aktivitas perdagangan di pasar tersebut praktis lumpuh. Deretan kios daging tampak tertutup rapat sejak Kamis, hanya satu lapak masih buka meski tidak ada aktivitas niaga.
Pedagang bernama Suryadi, 57 tahun, menjelaskan, harga daging bertambah mahal dirasakan sejak pertengahan 2025 dan masih berlangsung.
“Harganya banyak lagi naiknya,” kata Suryadi kepada Poskota di lokasi, Kamis, 22 Januari 2026.
Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya
Suryadi menyebutkan, aksi mogok tidak hanya terjadi di Pasar Cakung, tetapi juga di sejumlah pasar lain seperti Pasar Senen dan Cempaka Putih.
Pemilik Warung Makan hingga Bakso Berkeluh
Suryadi biasa mengambil pasokan daging sekitar dua kuintal sekali ambil, dengan modal mencapai hampir Rp20 juta.
Pasokan itu ia peroleh dari berbagai rumah potong hewan dan gudang penyimpanan di kawasan Jakarta dan sekitarnya, mulai dari Pulau Gadung, Cilincing, PIK, Cikarang, dan Kranji.
Daging tersebut kemudian ia didistribusikan ke sejumlah pasar di wilayah Kranji, Cakung, dan Ujung Menteng. Namun, ia kini hanya memotong daging untuk stok dan tidak berniat berjualan.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
“Warung-warung, tukang bakso, pada ngeluh semua,” ujar dia.
