JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Curah hujan yang terus mengguyur Jakarta dalam beberapa pekan terakhir ternyata tidak serta-merta memicu lonjakan harga bahan pangan di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sejumlah komoditas sayur dan kebutuhan pokok terpantau mengalami penurunan harga meski kualitas sebagian dagangan terdampak karena kondisi basah dan mudah membusuk.
Pantauan Poskota di Pasar Cempaka Putih, seorang pedagang sayur bernama Nurdin 60 tahun mengungkapkan bahwa harga cabai yang sebelumnya sempat melambung kini kembali turun.
Menurutnya, cabai yang beberapa hari lalu dijual dengan harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram, kini bisa dibeli dengan harga Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Nurdin mengatakan penurunan harga tersebut, dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan dari petani serta menurunnya minat beli masyarakat akibat kondisi sayuran yang banyak basah dan sebagian mulai membusuk.
“Hujan malah bikin harga turun, barang jadi basah, banyak yang busuk. Cabai itu dari sananya sudah ada yang busuk, mungkin dari petaninya juga murah,” ujar Nurdin kepada Poskota pada Rabu, 21 Januari 2026.
Daftar Bahan Pokok yang Turun Harga

Adapun daftar bahan pokok yang mengalami penurunan harga, antara lain:
- Cabai: Rp50.000-Rp60.000
- Tomat: Rp15.000-Rp5.000
- Wortel: Rp20.000 - Rp15.000
- Bawang Merah: Rp40.000
- Kol: Rp7.000 - Rp5.000
- Telur: Rp30.000/kilogram
Namun harga sayuran Brokoli meningkat semula Rp40.000, kini jadi Rp60.000.
“Yang mahal sekarang brokoli, soalnya telat dari petaninya, barangnya nggak banyak,” kata Nurdin.
Timun, labu siam, buncis, jagung, hingga kol disebut relatif stabil atau cenderung lebih murah dibandingkan beberapa pekan lalu.
“Turun semua malah, alhamdulillah,” ucap Nurdin.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Jakarta Mahal, DPRD Dorong Operasi Pasar Digelar
Sebagai catatan, harga bahan pokok di atas bisa berubah sewaktu-waktu.
Lonjakan Harga Tergantung Musim Panen
Pedagang lain, Sunarti 61 tahun mengungkapkan di tengah musim hujan berkepanjangan, hampir tidak ada komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan.
Cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram kini turun menjadi Rp60.000.
Tomat sempat menyentuh harga Rp12.000 per kilogram, sementara saat ini berada di kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 tergantung ukuran.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Turun, Pedagang Pasar Embrio Keluhkan Sepinya Pembeli
Sawi hijau stabil di harga Rp10.000 per kilogram, bawang putih dan bawang merah pun relatif stabil.
“Sekarang cabai turun, nggak ada yang naik. Pelanggan malah senang karena murah,” ujar Sunarti.
Meski harga turun, ia mengaku pendapatan harian tidak mengalami peningkatan signifikan karena kondisi pasar yang sepi.
“Standar-standar aja, pasarnya sepi,” katanya.
Baca Juga: Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemprov Jakarta Gelar Gerakan Pangan Murah
Sunarti menambahkan, biasanya lonjakan harga baru terasa menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.
Pada periode tersebut, harga cabai keriting merah bisa melonjak hingga Rp100.000 per kilogram, bahkan cabai rawit pernah menembus Rp150.000 hingga hampir Rp200.000 per kilogram.
Meski demikian, ia menilai harga sulit diprediksi karena sangat bergantung pada musim panen dan ketersediaan barang dari petani.
"Sebenernya sih tergantung sama musim panen terus barang dari petani juga," katanya.
Secara umum, musim hujan yang masih berlangsung belum memberikan tekanan berarti terhadap harga pangan di Pasar Cempaka Putih. (cr-4)