Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras beserta jajaran berinteraksi dengan masyarakat di Masjid Jami Al Akhyar, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jumat, 16 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA RAYA

Polres Metro Depok Antisipasi Potensi Tawuran dan Kriminalitas Jelang Bulan Suci Ramadan

Jumat 16 Jan 2026, 18:24 WIB

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Jelang bulan suci ramadan, potensi kriminalitas seperti tawuran, balapan liar, dan pencurian seringkali meningkat.

Oleh karena itu, Polres Metro Depok bergerak cepat untuk melakukan langkah antisipasi, termasuk meminta para orang tua bisa mengawasi anak-anaknya lebih ketat.

Hal ini seperti disampaikan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras untuk bisa menjaga kondusifitas dalam kegiatan Jaga Jakarta+ dan Jumat Curhat (Jumcur) di Masjid Jami Al Akhyar, RT 37 RW 02, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok pada Jumat, 16 Januari 2026.

"Mari bersama warga dengan polisi dapat bekerjasama dalam menciptakan suasana sejuk dan damai selama menjelang Bulan Suci Ramadhan yang akan jatuh di bulan Februari 2026. Selain itu jaga kondusifitas wilayah antisipasi dari tawuran dan kejahatan pencurian," ujar Abdul.

Baca Juga: Proses Hukum Berjalan, Polisi Periksa 2 Orang Terduga Pelaku Asusila di Bus Transjakarta

Abdul mengatakan, kehadiran pihaknya dalam kegiatan ini untuk bersilaturahmi sekaligus menegaskan kedekatan polisi dengan masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan lingkungan.

"Kehadiran polisi dekat dengan masyarakat dan jemaah adalah  supaya tidak ada jarak sekaligus bisa menjalin silahturahmi serta keakraban," ungkapnya.

Menurutnya, jelang bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, terdapat kecenderungan tren kejahatan sehingga harus bisa diantisipasi sejak dini.

"Tentu kami dari aparat kepolisian yakni Polres Metro Depok beserta jajaran Polsek akan berupaya mengambil langkah peningkatan patroli di titik rawan dan waktu rawan," kata dia.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor yang Tertangkap di Pancoran Mas Depok Diarak Warga

Selain itu, Abdul Waras masih tegas tetap berupaya akan memberantas penjualan obat-obatan daftar G atau keras sebagai pemicu berbuat kejahatan pada seseorang.

"Para remaja tidak akan mampu untuk membeli narkoba karena terlalu mahal. Namun dengan melalui daftar obat G atau keras seperti Tramadol lebih biasa di konsumsi bagi kalangan remaja dapat memicu percaya diri untuk berani berbuat apa saja termasuk tawuran itu sendiri," jelas Abdul.

Abdul Waras juga mengaku telah memerintahkan kepada jajaran untuk menindak segala peredaran gelap obat-obatan daftar G di wilayah.

"Berharap bersama warga bersinergi dalam menjaga kondusifitas keamanan gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Terutama dari kejahatan antisipasi tawuran, balap liar, dan pencurian untuk dapat dicegah sedini mungkin," katanya.

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung Jagakarsa

Sementara itu, Ketua RW 02, Mahmur mengatakan dengan kehadiran Kapolres Metro Depok berserta jajaran di Masjid Jami Al-Akhyar dapat semakin dekat dengan warga dalam melakukan pencegahan gangguan kamtibmas.

"Terkait pesan Kapolres tetap menjaga anak-anaknya untuk tidak berbuat sesuatu yang tidak benar seperti halnya tawuran, sudah diterapkan para orang tua di lingkungan,” ucap Mahmur.

“Hal ini dilakukan sebagai pencegahan tidak terjadi tawuran atau hal tidak diinginkan lainnya yang kemungkinan dapat terjadi," ujarnya. (ang)

Tags:
ramadantindak kejahatankriminalitasAbdul WarastawuranPolres Metro Depok

Angga Pahlevi

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor