Syafiq dilaporkan hilang setelah melakukan pendakian bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu, 27 Desember 2025 melalui jalur Dipajaya.
Keduanya tidak kunjung turun sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga memicu operasi pencarian besar-besaran.
Rekan Selamat, Pencarian Syafiq Terus Dilanjutkan
Dalam operasi tersebut, Himawan berhasil ditemukan lebih dulu dalam kondisi selamat pada Senin, 29 Januari 2025 di salah satu pos pendakian.
Namun, Syafiq tidak ditemukan bersama rekannya, sehingga pencarian terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan.
Baca Juga: Daftar Sinetron Aurelie Moeremans dan Nikita Willy, Pertama Kali Main Bareng di Sinetron Ini
Operasi SAR Sempat Dihentikan karena Cuaca Ekstrem
Basarnas sempat memperluas pencarian hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir korban.
Namun, hingga 7 Januari 2026, hasil pencarian belum membuahkan hasil.
Operasi SAR resmi kemudian dihentikan sementara karena cuaca ekstrem dan medan berbahaya.
Meski demikian, pencarian terbatas oleh relawan tetap dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan.
Pengingat Pentingnya Keselamatan Pendakian
Ditemukannya jasad Syafiq mengakhiri pencarian panjang yang menyita perhatian publik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri secara matang, mematuhi prosedur pendakian, memperhitungkan kondisi cuaca, serta memastikan keselamatan sebagai prioritas utama.
