Huntap Belum Dibangun, Korban Banjir Bandang di Lebak Galang Dana

Kamis 15 Jan 2026, 12:26 WIB
Ilustrasi banjir Lebak. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi banjir Lebak. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Ratusan warga tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lebakgedong menggalang dana untuk keperluan logistik korban banjir di Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

Langkah itu dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, karena bangunan Hunian Tetap (Huntap) korban bencana belum direalisasi sejak 6 tahun lalu.

Selama hunian tetap belum dibangun, korban banjir bandang tinggal di Hunian Sementara (Huntara).

"Hasil open donasi itu nantinya akan dikumpulkan untuk pembangunan hunian tetap," kata salah seorang relawan Ade Surnaga kepada wartawan, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

Tinggali Huntara Bertahun-tahun

Hunian sementara ditinggali 221 Kepala Keluarga korban banjir bandang pada 2020. Selama enam tahun tinggal di hunian tersebut, mereka hidup serba keterbatasan.

"Ada beberapa barang material yang sudah terkumpul dari para relawan. Mulai dari pasir satu mobil, semen 12 sak, hebel, besi ceker ayam, kayu, terpal dan air mineral," ujarnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak khususnya, umumnya masyarakat Indonesia untuk sama-sama membantu pembangunan Huntap bagi warga Lebakgedong.

Penggalangan dana dibuka hingga 20 Januari 2026. Namun, tidak memutup kemungkinan waktu penggalangan diperpanjang.

Baca Juga: Profil Sri Sunarti dalam Buku Broken Strings, Sosok Ibu Aurelie Moeremans yang Menjadi Mertua dr Tyler Bigenho

"Semoga dengan semangat kebersamaan, harapan warga Lebakgedong bisa secepatnya memiliki Huntap," ucapnya.


Berita Terkait


News Update