POSKOTA.CO.ID - Nama aktor Roby Tremonti mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans viral dan menuai beragam interpretasi dari publik.
Kisah yang tertuang dalam buku tersebut memicu spekulasi luas, termasuk dugaan adanya pengalaman kekerasan yang dikaitkan dengan sosok tertentu.
Seiring meluasnya pembahasan, nama Roby Tremonti ikut terseret dan menjadi sasaran tudingan dari sejumlah pihak. Narasi yang berkembang di ruang publik bahkan seolah menggiring opini bahwa dirinya merupakan pelaku kekerasan sebagaimana disiratkan dalam cerita yang ditulis Aurelie Moeremans.
Merespons polemik tersebut, Roby Tremonti akhirnya angkat bicara. Ia secara tegas membantah seluruh tuduhan kekerasan yang dialamatkan kepadanya dan menyatakan keberatan atas anggapan yang dinilainya telah mencemarkan nama baik serta merugikan dirinya secara personal maupun profesional.
Roby Tremonti Keberatan dengan Narasi yang Berkembang
Roby menilai tuduhan tersebut dibangun tanpa dasar yang jelas dan seolah menggambarkannya sebagai sosok yang kejam. Ia menegaskan tidak pernah melakukan tindakan kekerasan seperti yang ditudingkan kepadanya.
Menurut Roby, jika memang tuduhan yang tertuang dalam buku Broken Strings itu benar dan dirinya adalah pelaku, maka seharusnya ada langkah hukum yang ditempuh, bukan sekadar membangun narasi di ruang publik.
Tidak Takut Dilaporkan ke Ranah Hukum
Aktor tersebut juga menegaskan dirinya sama sekali tidak takut jika harus menghadapi proses hukum pidana. Roby justru meminta agar tuduhan tersebut dibuktikan secara sah apabila memang benar terjadi.
Ia mengaku telah berkonsultasi dengan rekan yang memiliki latar belakang pendidikan hukum untuk memahami posisi hukumnya.
Meski tidak mendalami ilmu hukum secara langsung, Roby menyadari bahwa setiap tuduhan memiliki konsekuensi hukum yang serius.
