Apakah benar KUR BRI bebas agunan? cek selengkapnya (Sumber: Pinterest/Елена Елена)

EKONOMI

Benarkah KUR BRI Bebas Agunan? Simak Ketentuan Plafon dan Jenis Pinjamannya

Rabu 14 Jan 2026, 18:51 WIB

POSKOTA.CO.ID - Isu mengenai pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang disebut-sebut sepenuhnya tanpa jaminan kembali ramai di media sosial.

Informasi ini menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku UMKM yang berencana mengajukan pembiayaan. Lantas, benarkah KUR BRI benar-benar bebas agunan?

Berdasarkan regulasi pemerintah terbaru, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.

Aturan resmi menyebutkan, kewajiban agunan KUR bergantung pada besaran plafon pinjaman yang diajukan debitur.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

Aturan Resmi Agunan KUR Berlaku Januari 2026

Regulasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 (Sumber: Pinterest)

Ketentuan agunan KUR secara nasional diatur melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR, yang efektif berlaku mulai Januari 2026. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa:

Setiap bank penyalur, termasuk BRI, wajib menjalankan ketentuan ini tanpa pengecualian.

Dasar Hukum Pengaturan Agunan KUR

Beberapa regulasi yang menjadi landasan kebijakan agunan KUR antara lain:

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

  1. Permenko Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025
  2. Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023
  3. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2024

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa bank penyalur dilarang meminta jaminan tambahan untuk KUR di bawah Rp100 juta. Jika ditemukan pelanggaran, masyarakat dapat melaporkannya ke Kementerian UMKM atau OJK.

Jenis KUR BRI yang Tidak Wajib Agunan

Pemerintah merancang KUR untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha kecil yang belum memiliki aset.

KUR Super Mikro

KUR Super Mikro memiliki plafon maksimal Rp10 juta dan ditujukan bagi pelaku usaha pemula, ibu rumah tangga, pekerja terdampak PHK, serta alumni Prakerja.

Keunggulan utama:

Tidak mensyaratkan usia usaha minimal

KUR Mikro

KUR Mikro dengan plafon Rp10 juta-Rp100 juta juga bebas agunan tambahan. Penilaian bank berfokus pada kelayakan usaha dan arus kas, bukan aset pribadi debitur.

Baca Juga: Daftar Sinetron Aurelie Moeremans dan Nikita Willy, Pertama Kali Main Bareng di Sinetron Ini

Jika terdapat permintaan jaminan pada plafon ini, debitur berhak mengajukan keberatan sesuai aturan yang berlaku.

Jenis KUR yang Wajib Menggunakan Agunan

Untuk pembiayaan skala lebih besar, kewajiban jaminan diberlakukan sebagai bentuk mitigasi risiko kredit.

KUR Kecil

KUR Kecil memiliki plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta dan mewajibkan agunan tambahan serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Nilai jaminan disesuaikan dengan besar pinjaman yang diajukan.

Jenis Agunan yang Diterima KUR BRI

Beberapa jaminan yang umumnya diterima BRI antara lain:

  1. Sertifikat tanah dan bangunan (SHM, SHGB, AJB, Girik tertentu)
  2. BPKB kendaraan bermotor
  3. Deposito atau tabungan beku
  4. Aset produktif usaha (mesin, peralatan produksi)
  5. Nilai pencairan disesuaikan hasil appraisal internal BRI.

Berapa Nilai Agunan yang Diminta?

Secara umum, BRI menerapkan rasio nilai agunan minimal 120 persen dari plafon pinjaman. Contohnya, pinjaman Rp150 juta memerlukan jaminan dengan nilai pasar sekitar Rp180 juta atau lebih, tergantung jenis agunan.

Baca Juga: DJ Patricia Schuldtz Anak Siapa dan Apa Agamanya? Ini Biodata Menantu Tommy Soeharto

Solusi Jika Tidak Memiliki Agunan

Pelaku UMKM yang tidak memiliki aset tetap masih memiliki peluang memperoleh KUR dengan strategi berikut:

  1. Mengajukan plafon di bawah Rp100 juta
  2. Mengajukan pinjaman bertahap dengan rekam jejak pembayaran yang baik
  3. Memanfaatkan penjamin pihak ketiga
  4. Mengikuti skema penjaminan Jamkrindo atau Askrindo
  5. Tips Agar KUR Tanpa Agunan Disetujui

Bank tetap melakukan analisis ketat meski tanpa jaminan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Waspada Penipuan Berkedok KUR BRI

BRI menegaskan tidak pernah memungut biaya di awal atau meminta data pribadi melalui pesan singkat. Pengajuan resmi hanya dilakukan melalui kantor cabang, situs kur.bri.co.id, atau aplikasi BRImo.

Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center BRI 14017 atau melapor ke OJK.

Pengajuan KUR BRI bebas agunan tambahan hingga Rp100 juta, sesuai Permenko Nomor 7 Tahun 2025. Namun, pinjaman di atas batas tersebut tetap mewajibkan jaminan.

Bagi UMKM tanpa aset, KUR Mikro menjadi opsi paling aman dan realistis, selama syarat administrasi dan kelayakan usaha terpenuhi.

Tags:
Menteri Koordinator Bidang PerekonomianKUR BRIUMKMBRIKURKredit Usaha Rakyat

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor