Suasana di rumah kontrakan tukang cilok yang ditusuk oleh temannya yang juga tukang cilok di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa, 13 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Kasus Penusukan Tukang Cilok di Kembangan Bermula dari Masalah Sepele, Pelaku Kesal Kerap Disenggol Saat Tidur

Selasa 13 Jan 2026, 17:59 WIB

KEMBANGAN, POSKOTA.CO.ID - Kasus penusukan tukang cilok yang dilakukan temannya sendiri di Kembangan, Jakarta Barat ternyata berawal dari masalah sepele.

Ketua RT 04 RW 06 Kelurahan Kembangan Utara, Haris, mengatakan pelaku merupakan penghuni baru sementara korban penghuni lama. Keduanya berprofesi sebagai tukang cilok dengan bos yang sama.

Dikatakan Haris, sebelum kejadian penusukan terjadi, keduanya sempat ribut karena korban merasa tidak nyaman lantaran kakinya kerap disenggol-senggol saat tidur.

Sementara itu, rumah kontrakan dua petak tersebut diketahui ditinggali lima orang yang semuanya merupakan pedagang cilok yang menggunakan gerobak kecil.

Baca Juga: Polisi bersama Warga Berhasil Cegah Tawuran Geng Motor di Wilayah Cakra Limo Depok

"Pelaku ini orang baru. Kalau korban itu yang sudah lama istilahnya, punya lah di sini. Atau ketua kosnya di sini. Jadi, sebelumnya, 3 hari sebelum kejadian ya. Jadi, dia itu merasa terusik ketika tidur, itu kaki si pelaku nyentuh-nyentuh kaki korban," kata Haris saat ditemui, Selasa, 13 Januari 2026.

Haris sendiri tidak nengetaui secara pasti alasan korban kerap menyenggol kaki pelaku saat sedang tidur itu. Namun ia menduga karena memang dialam bawah sadar.

"Jadi, satu ruangan kecil itu berlima, dia tidur numpuk. Karena di ruang depannya ditaruh gerobak, di tengahnya itu dia tidur berlima setelah berdagang. Biasanya itu mah, kumpul-kumpul kayak gitu. Nah, kemungkinan disitu merasakan risih kali si korban," kata Haris.

"Wallhualam, jadi yang namanya orang tidur, ya kan di luar kesadaran. Ada yang ngorok, namanya beramai-ramai satu ruangan," tambahnya.

Baca Juga: 53 KK di Tangerang Terdampak Banjir Luapan Sungai Cimanceuri

Namun tiga hari sebelum kejadian, Haris mengungkapkan pelaku sempat melapor kepada dirinya telah mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari korban.

Bahkan pelaku sempat berniat untuk membuat visum akibat perlakuan tidak menyenangkan tersebut ke pihak berwajib. Hal ini karena pelaku sebagai orang baru mengaku dipukul oleh korban.

"Nah, sempat dia (pelaku) lapor Ke RT. 'Pak RT, Saya dikebukin sama temen saya. Gimana? Saya tanya, situ siapa?' Saya temen yang dagang cilok," tutur Haris.

Sebagai ketua RT, Haris saat itu berusaha menenangkan pelaku yang disebut dalam keadanan emosi. Nahas, tiga hari setelahnya pada dini hari, pelaku ternyata melakukan penusukan usai korban solat subuh.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta, DPRD Soroti Kesiapan Pemprov Hadapi Cuaca Ekstrem

"Ya semua itu gak ada yang tau kejadian. Jadi kejadian itu si korban lagi tidur di ruangan yang biasa. Habis sholat subuh," ucapnya.

Berdasarkan dari keterangan yang didapatkan Harus, saat kejadian beberapa tukang cilok yang berada di rumah kontrakan tersebut sedang sibuk. Mereka baru mengetahui insiden ini ketika korban sudah terkapar dan mendengar teriakan minta tolong.

"Jadi yang satu temen udah pasar. Yang satu temennya tuh lagi nyuci di belakang. Itu gak ada yang tau dia datang ke situ. Gak ada yang tau. Jadi udah celaka baru Baru pada tau," ungkap dia.

Setelah kejadian tersebut, Haris menyebut pelaku langsung diamankan ke rumahnya. Pelaku sempat diikat dibangku yang berada di teras rumah untuk diinterogasi lalu kemudian dibawa ke polisi.

Baca Juga: Potensi Bencana Hidrometeorologi Meningkat, BPBD DKI Imbau Warga Waspada

"Saya bekuk, saya ringkuk, saya gini-gini gitu kan. Kebetulan masa udah banyak ya kan. Saya amanin juga. Jadi saya ikat di sini nih. Tali-tali masih ada tuh," jelas Haris.

Lebih lanjut, Kapolsek Kembangan, Kompol Taufik Iksan membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut dan memastikan korban saat ini dalam kondisi selamat.

“Korban sudah ditangani di RSUD Cengkareng dan nyawanya selamat,” kata Taufik.
Taufik memastikan korban dan pelaku merupakan rekan kerja, namun terkait motif penusukan masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

“Untuk motif masih kami dalami. Pelaku sudah kami amankan,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan sejumlah saksi guna mengungkap kronologi lengkap serta memastikan motif di balik aksi penusukan tersebut. (pan)

Tags:
tukang cilok tusuk teman sendiriJakartaKembanganpenusukan tukang cilokpenusukan

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor