POSKOTA.CO.ID - Bagi para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) yang akan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank BRI tahapan yang harus dilalui adalah survei.
Tahapan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan pengajuan dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai calon peminjam.
Supaya lebih siap, berikut ini adalah bebera pertanyaan yang umumnya diajukan selama survei KUR BRI yang bisa membantu para pelaku UMKM untuk mempersiapkan dokumen dan informasi yang dibutuhkan.
Daftar Pertanyaan Survei KUR Bank
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang diajukan bank saat melakukan survei untuk pengajuan KUR dilansir dari laman sinarmasland.com.
Baca Juga: KUR BSI 2025, Alternatif Modal Usaha Syariah yang Aman dan Bebas Riba untuk UMKM
1. Riwayat Pendidikan dan Pekerjaan
Pada tahap survei, pihak bank akan menanyakan tentang riwayat pendidikan dan pekerjaan Anda. Pertanyaan ini bertujuan untuk menggali latar belakang serta keterampilan yang dimiliki oleh calon peminjam.
Misalnya, apakah Anda memiliki pendidikan yang relevan dengan usaha yang dijalankan atau pengalaman kerja yang mendukung kemampuan berbisnis Anda. Jawaban yang jelas dan lengkap dapat meningkatkan kepercayaan bank terhadap pengajuan KUR Anda.
2. Tujuan Pengajuan KUR
Salah satu hal yang akan ditanyakan adalah tujuan pengajuan KUR. Ini penting karena bank ingin memastikan bahwa pinjaman yang diberikan akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas usaha.
Jelaskan secara rinci bagaimana dana KUR tersebut akan digunakan untuk memperkuat bisnis Anda, seperti untuk membeli bahan baku, memperluas jaringan, atau untuk modal kerja lainnya.
Lalu, sampaikan rencana yang matang akan membantu pihak bank menilai kelayakan pinjaman Anda.
3. Identitas Peminjam
Pihak bank perlu memastikan bahwa identitas Anda lengkap dan sah sebelum menyetujui pengajuan pinjaman. Oleh karena itu, pastikan dokumen identitas seperti KTP, KK, serta bukti alamat yang jelas siap untuk diperiksa.
Selain itu, bank juga akan menanyakan mengenai jenis usaha yang Anda jalankan, pemasukan dan pengeluaran bisnis, serta alasan spesifik mengapa Anda mengajukan pinjaman.
4. Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang rapi dan transparan sangatlah penting. Bank akan menilai kemampuan Anda dalam mengelola dana yang diberikan.
Oleh karena itu, pastikan laporan keuangan usaha Anda tersusun dengan baik dan mencerminkan keadaan keuangan bisnis Anda. Anda dapat memanfaatkan aplikasi pencatat keuangan untuk memudahkan proses ini.
5. Izin Usaha yang Valid
Memiliki izin usaha yang terbukti sah menunjukkan bahwa bisnis Anda berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pastikan izin usaha Anda terdaftar dan berlaku untuk menghindari kendala dalam proses survei. Bank biasanya akan memeriksa validitas izin usaha ini selama survei.
6. Rekam Jejak Rekening
Rekam jejak rekening yang baik adalah salah satu hal yang diperhatikan pihak bank. Memiliki sejarah transaksi yang positif di rekening bisnis maupun pribadi dapat meningkatkan peluang pengajuan KUR Anda disetujui. Pastikan Anda menjaga kelancaran pembayaran dan transaksi agar terhindar dari masalah pada tahap ini.
7. Persyaratan Administrasi yang Lengkap
Pastikan semua persyaratan administrasi lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam kelancaran survei KUR BRI. Sebelum menyerahkan dokumen, periksa kembali semua berkas yang diperlukan agar tidak ada yang terlewat.
Baca Juga: Berapa Cicilan KUR BRI 2026 Pinjaman Rp10 Juta? Cek Simulasinya di Sini
Agar pengajuan pinjaman KUR BRI lolos, pemohon diminta untuk membuat laporan keuangan yang rapi dan teratur, lalu siapkan izin usaha yang valid dan terdaftar.
Selain itu perbaiki rekam jejak keuangan yang baik dan lengkapi dokumen administrasi yang dibutuhkan