JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyerahkan secara simbolis kunci hunian Rumah Susun Pulo Gebang kepada warga yang sebelumnya tinggal di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas pada Senin, 12 Januari 2025.
Adapun relokasi ini merupakan upaya percepatan pengembalian fungsi lahan makam di Jakarta yang semakin terbatas.
Relokasi itu berdampak kepada 103 Kepala Keluarga (KK) yang menempati lahan seluas 3.754 meter persegi di TPU Kebon Nanas.
Baca Juga: Gegara Cemburu Buta, Dua Pria di Bogor Keroyok Pacar Istri Siri
Dari jumlah itu, sebanyak 73 KK bersedia direlokasi yang telah disediakan, sementara 30 KK lainnya memilih mencari tempat tinggal secara mandiri.
"Saya bersyukur pada hari ini bisa hadir dalam acara untuk penyerahan dan pelepasan kunci bagi warga yang dipindahkan, selama ini mereka menempati di TPU Kebon Nanas," ucap Pramono.
Pramono turut mengapresiasi warga yang bersedia di relokasi ke rusun yang telah disiapkan. Warga tersebut sebelumnya telah menempati lahan TPU sekitar 25-30 tahun.
Baca Juga: Akibat Hujan dan Peningkatan Kendaraan, Lampu Merah Baltim Tangerang Sempat Macet Total
Pramono berharap, para warga yang telah bermukim di TPU dapat merasakan kenyamanan di hunian baru tersebut. Ia juga meyakini kualitas kehidupan warga yang telah direlokasi akan menjadi lebih baik.
Pemprov DKI, kata dia, juga akan memberikan bantuan pendidikan berupa Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada anak-anak yang ikut direlokasi serta memberikan bantuan kepada warga agar tetap bisa bertahan secara ekonomi.
"Saya minta kepada jajaran terutama Dinas Sosial, Wali Kota terkait, kemudian Dinas Perumahan untuk membantu terutama pendidikan anak dan juga mata pencaharian," ucap Pramono.
Sebagai informasi, untuk meringankan proses adaptasi, Pemprov DKI memberikan kebijakan gratis biaya sewa selama enam bulan bagi warga umum, dan gratis selamanya bagi warga lanjut usia (lansia). (cr-4)