JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta berharap penataan kawasan kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, bisa mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Demikian disampaikan langsung Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapudatin) Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny saat dikonfirmasi.
Menurut Dinar, penataan kawasan di kawasan Kuningan mencakup salah satunya yaitu pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said.
Ia sekaligus menekankan anggaran Rp100 miliar yang dikeluarkan bukan untuk pembongkaran tiang monorel saja, melainkan sekaligus penataan kawasan Kuningan.
Baca Juga: Rumah Makan Sambal Gledek Dilalap Api Dini Hari, 16 Unit Mobil Damkar Diterjunkan
"Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan penataan kawasan di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, di mana diawali dengan pelaksanaan pembongkaran tiang monorel," kata Dinar saat dikonfirmasi, Minggu, 11 Januari 2026.
"Penataan kawasan diharapkan dapat meningkatkan keindahan kota, kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengguna jalan, serta sebagai upaya mengurai kemacetan dan perbaikan mobilitas di Jakarta," tambahnya.
Dinar menyampaikan, setelah ditinjau ulang, sebanyak 109 tiang monorel yang berada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan dibongkar pada pekan ketiga bulan Januari ini.
"Jadi ceritanya tuh sebelumnya itu pernah keluar kan 98, seminggu yang lalu lah tuh, itu yang dari perencanaan. Ternyata setelah dihitung ulang kembali nah itu terdapat 109," ucap dia.
Baca Juga: Penurunan Tanah Ancam Pemukiman Muara Baru, Rumah Warga Mulai Retak
Menurut Dinar, setelah pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said selesai, pihaknya memulai penataan seperti pada jalan, trotoar, hingga fasilitas umum.
"Setelah pembongkaran, nantinya akan ada penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said diantaranya penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, dan penyesuaian elemen pendukung agar lebih aman dan nyaman," tutur dia.
"Termasuk di dalamnya yaitu peningkatan penerangan jalan umum," ujarnya.
Terpisah, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo mengatakan, menata kawasan Kuningan bukan berarti mengabaikan kawasan dan kebutuhan lainnya.
"Pada saat yang sama, Pemprov DKI Jakarta tetap fokus pada penyediaan infrastruktur dasar dan layanan esensial bagi warga Jakarta," kata dia.
Baca Juga: Tak Sepadan dengan Jasanya, Pramono Berencana Pindahkan Patung MH Thamrin ke Jalan Thamrin
Sementara itu, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta, Afan Andriansyah memastikan penataan kawasan Kuningan khususnya pembongkaran tiang monorel, dilakukan secara transparan.
"Pemprov DKI Jakarta siap menata kembali wajah kota dengan membongkar tiang-tiang monorel mangkrak secara transparan, tertib hukum, dan berorientasi pada kepentingan publik," kata Afan. (pan)