POSKOTA.CO.ID - Nama komika Pandji Pragiwaksono kembali menjadi sorotan publik lewat pertunjukan stand-up comedy terbarunya bertajuk Mens Rea. Tayangan tersebut ramai dibicarakan setelah dirilis di platform Over-The-Top (OTT) dan sukses memancing diskusi luas di media sosial.
Di balik popularitasnya, konten komedi yang dibawakan Pandji justru berujung persoalan hukum. Ia resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada 8 Januari 2026 atas dugaan penghasutan dan penistaan agama.
Presidiun Angkatan Muda NU, Rizky Abdul Rahman Wahid, menyebut materi dalam pertunjukan tersebut dinilai mengandung unsur penghinaan, memicu kegaduhan, serta berpotensi merusak persatuan bangsa.
Materi komedi Pandji juga dianggap menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan pemuda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
Sikap Muhammadiyah

Dilansir dari akun X @muhammadiyah pada Jumat, 9 Januari 2026. Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap pernyataan maupun tindakan yang mengatasnamakan Persyarikatan tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi organisasi, kecuali disampaikan langsung oleh pimpinan yang memiliki kewenangan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Muhammadiyah juga menekankan komitmennya untuk selalu menjunjung tinggi etika, keadaban publik, serta mengedepankan penyelesaian persoalan secara arif, bijaksana, dan konstruktif dalam menyikapi perbedaan pandangan di ruang publik.
Berikut enam fakta menarik terkait Mens Rea, stand-up show Pandji Pragiwaksono yang kontroversial:
- Spesial Stand-Up ke-10 Pandji
Mens Rea merupakan pertunjukan spesial stand-up comedy ke-10 Pandji Pragiwaksono. Acara ini digelar di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada 30 Agustus 2025 dengan durasi sekitar tiga jam.
- Ditonton Lebih dari 10.000 Penonton
Antusiasme publik begitu tinggi. Pertunjukan ini berhasil menarik lebih dari 10.000 penonton, sekaligus mencatatkan rekor sebagai pertunjukan komedi tunggal terbesar di Asia Tenggara.
- Tiket Ludes dengan Harga Fantastis
Harga tiket Mens Rea dibanderol mulai dari Rp550.000 hingga Rp1,7 juta. Sebelum puncak acara di Jakarta, Pandji juga membawa tur ini ke 10 kota besar di Indonesia.
- Digelar di Tengah Situasi Politik Memanas
Pementasan Mens Rea berlangsung di tengah suhu politik nasional yang memanas akibat aksi demonstrasi di kawasan DPR Senayan. Isu kebijakan pemerintah dan tekanan ekonomi rakyat menjadi latar situasi saat itu.
- Makna Hukum di Balik Judul Mens Rea
Istilah mens rea berasal dari konsep hukum pidana yang berarti “niat jahat” atau guilty mind. Pandji menggunakan istilah ini sebagai metafora untuk mengulas niat dan kesadaran elite politik dalam berbagai kebijakan publik.
- Tayang di OTT dan Berujung Polemik
Setelah sukses di panggung langsung, Mens Rea tayang eksklusif di Netflix sejak 27 Desember 2025 tanpa sensor. Tayangan ini sempat menduduki posisi teratas Top 10 TV Shows Indonesia, namun juga memicu laporan polisi dan aksi protes.
Kontroversi yang menyertai Mens Rea menjadikan pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, melainkan fenomena sosial-politik yang memantik perdebatan tentang batas humor, kritik kekuasaan, dan kebebasan berekspresi.