Daihatsu mencatat penjualan ritel 137.835 unit sepanjang 2025, khususnya untuk mobil Gran Max dan Sigra. (Sumber: Daihatsu)

OTOMOTIF

Penjualan Daihatsu Tembus 137 Ribu Unit Sepanjang 2025, Gran Max dan Sigra Jadi Tulang Punggung

Jumat 09 Jan 2026, 13:49 WIB

POSKOTA.CO.ID - PT Astra Daihatsu Motor menutup tahun 2025 dengan capaian penjualan ritel yang relatif solid di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, Daihatsu mencatatkan total penjualan ritel sebanyak 137.835 unit.

Sebagian besar kontribusi penjualan berasal dari model-model utama Daihatsu di berbagai segmen.

Lebih dari 80 persen penjualan disokong oleh Gran Max series di segmen kendaraan niaga ringan, Sigra dan Ayla di kelas LCGC, serta Terios di segmen SUV Medium.

Daihatsu Jaga Posisi Dua Besar Nasional

Ilustrasi mobil Ayla yang laris di segmen LCGC. (Sumber: Daihatsu)

Capaian penjualan tersebut turut memperpanjang konsistensi Daihatsu sebagai merek otomotif dengan penjualan tertinggi kedua secara nasional selama 17 tahun berturut-turut.

Baca Juga: Rizki Abdul Rahman Wahid Siapa dan Kerja Apa? Ini Sosok Pelapor Pandji Pragiwaksono dalam Kasus Stand Up Comedy Mens Rea

Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan konsumen.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan Daihatsu sebagai Sahabat mobilitas harian maupun bisnis. Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut,” ujar Sri Agung.

Kepercayaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan berkualitas demi menghadirkan kebahagiaan bagi pelanggan,” sambungnya.

Pada segmen Low Cost Green Car (LCGC), Daihatsu kembali menunjukkan dominasinya melalui Sigra dan Ayla. Sepanjang 2025, kedua model ini membukukan penjualan gabungan sebanyak 47.901 unit.

Baca Juga: Penta Prima Kenalkan Cat Otomotif Baru dan Program Training Camp untuk SMK

Angka tersebut mengantarkan Daihatsu menguasai pangsa pasar LCGC sebesar 36,6 persen, menjadikannya salah satu pilihan utama masyarakat di segmen kendaraan terjangkau.

Dari segmen SUV Medium, Daihatsu Terios mencatatkan penjualan sebanyak 15.557 unit sepanjang 2025. Model ini menempati posisi dua besar SUV Medium terfavorit dengan pangsa pasar sekitar 12 persen.

Selain itu, Terios juga menjadi SUV Medium terlaris di kelas harga hingga Rp300 juta, dengan penguasaan pasar sekitar 45 persen di segmen tersebut.

Gran Max Masih Jadi Andalan Kendaraan Niaga

Ilustrasi mobil Gran Max yang jadi andalan penjualan Daihatsu sepanjang 2025. (Sumber: Daihatsu)

Di sektor kendaraan niaga ringan, Gran Max series tetap menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu. Total penjualan Gran Max sepanjang 2025 mencapai 61.871 unit, dengan pangsa pasar sekitar 65 persen di segmen Commercial Low.

Baca Juga: Usulan Stimulus Otomotif Disorot, Menkeu Purbaya: Belum Dibahas

Rinciannya, Gran Max Pick Up terjual 43.199 unit dan menguasai sekitar 58 persen pangsa pasar Pick Up Low.

Sementara Gran Max Mini Bus mencatatkan penjualan 18.672 unit, dengan dominasi pangsa pasar hingga 92 persen di segmen Semi Commercial.

Secara keseluruhan, Daihatsu juga mencatat posisi sebagai merek kendaraan paling diminati di segmen harga hingga Rp300 juta. Pada kategori ini, Daihatsu menguasai pangsa pasar sekitar 32,5 persen, mencerminkan daya tarik produknya di pasar massal.

Sejalan dengan tema Bahagia Sejak Pertama Karena Kamu Ada, Daihatsu menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi perjalanan mobilitas masyarakat Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai aspek, mulai dari efisiensi konsumsi bahan bakar, harga kendaraan yang kompetitif, biaya kepemilikan jangka panjang yang relatif terjangkau, jaringan layanan purnajual yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten, hingga nilai jual kembali kendaraan yang tetap stabil.

Tags:
Low Cost Green CarLCGCSigraGran MaxotomotifDaihatsu

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor