POSKOTACOID - Berapa nominal bansos Januari 2026 yang bisa diterima para KPM? Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Besaran jumlah bantuan sosial (bansos) yang diperoleh setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) jadi pertanyaan yang cukup sering ditanyakan masyarakat.
Setiap program bantuan sosial umumnya memiliki nominal bantuan yang berbeda-beda dari pemerintah tergantung tujuan dan sasaran program.
Pada 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan berbagai jenis bansos reguler kepada masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan beras.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Stabil di Rp2,215 Juta Hari Ini 9 Januari 2026, Saat Tepat Beli?
Jumlah subsidi yang diterima dari setiap bantuan tersebut tidak lah sama karena penerimanya pun berbeda-beda.
Lalu, berapa jumlah bantuan yang diterima dari masing-masing program bansos di atas, serta kapan bantuan mulai disalurkan?
Perbedaan Bansos PKH, BPNT, dan BLT Beras
Sebelum mengetahui nominal bantuan yang didapat dari bansos PKH, BPNT, dan juga BLT Beras, ketahui lebih dulu perbedaan di antara ketiganya.
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan.
Bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, hingga membantu masyarakat mendapatkan pelayanan publik.
Baca Juga: Butuh Pinjaman Modal Usaha Rp100 Juta? Cek 5 Tips dan Trik Lolos KUR BRI 2026
Sementara itu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program bantuan pangan yang disalurkan dalam bentuk non-tunai dengan tujuan untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin supaya dapat memenuhi kebutuhan pangan harian.
Dengan adanya bantuan ini diharapkan keluarga miskin atau rentan tetap dapat memenuhi kebutuhan pangannya setiap hari.
Di sisi lain, mengutip dari Badan Pangan Nasional, BLT Beras adalah program bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM dalam bentuk beras berkualitas yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.
Jumlah Bansos yang Cair
Berikut ini jumlah bantuan yang cair dari masing-masing program bansos yang diadakan pemerintah.
1. Bansos PKH
Jumlah bansos PKH yang diberi kepada KPM disesuaikan dengan komponen dan juga kategorinya. Berikut ni daftarnya.
Baca Juga: Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Lengkap: Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp50 Juta Segini Angsurannya
(A) Komponen Kesehatan
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp3.000.000/tahun atau 750.000 per tahap per tiga bulan.
- Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun atau 750.000 per tahap.
(B) Komponen Pendidikan
- Siswa SD: Rp900.000/tahun atau Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun atau Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun atau Rp500.000 per tahap
(C) Komponen Kesejahteraan Sosial
- Penyandang disabilitas: Rp2.400.000/tahun atau Rp600.000 per tahap
- Orang lansia: Rp2.400.000/tahun atau Rp600.000 per tahap
2. Bansos BPNT
Subsidi bansos BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tiga bulan dengan total bantuan senilai Rp2.400.000 per tahun per KPM.
3. BLT Beras
Bantuan Langsung Tunai (BLT) beras diberikan sebanyak 20 kg untuk masyarakat yang terdaftar sebagai penerima di basis data Kemensos.
Kapan Bansos 2026 Cair?
Kemensos umumnya menyalurkan bantuan sosial secara bertahap, setiap dua bulan atau tiga bulan sekali tergantung lamanya proses administrasi di masing-masing daerah.
Apabila mengacu pada pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, ada empat tahap penyaluran bansos yang dilakukan setiap tiga bulan sekali.
- Tahap 1: Januari-Maret 2026
- Tahap 2: April-Juni 2026
- Tahap 3: Juli-September 2026
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026
Cara Cek Penerima Bansos
Bagi masyarakat yang mau melihat status penyaluran dan kepesertaan bansos, dapat segera mengakses situs resmi cekbansos.kemensos. Berikut panduan lengkap yaang dapat diikuti.
- Buka browser di perangkat
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih lokasi tempat mu berada, mulai dari Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan, hingga desa atau kelurahan
- Isi nama penerima manfaat
- Masukkan empat digit kode yang tersedia di sana
- Klik "Cari Data"
- Situs akan menampilkan informasi apakah nama mu tercatat sebagai penerima bansos