Khairun Nisya, perempuan asal Palembang yang viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air dan ikut terbang dalam penerbangan domestik. (Sumber: X/@ndymanoball)

HIBURAN

Siapa Khairun Nisya? Ini Sosok Pramugari Gadungan Batik Air yang Mengaku Bekerja di Maskapai Penerbangan, Tega Bohongi Keluarga

Kamis 08 Jan 2026, 16:03 WIB

POSKOTA.CO.ID - Pramugari gadungan Batik Air kembali menyedot perhatian publik setelah seorang perempuan bernama Khairun Nisya diketahui nekat mengenakan atribut lengkap maskapai dan bahkan ikut terbang dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keamanan penerbangan, identitas awak kabin, serta penyalahgunaan seragam maskapai.

Peristiwa tersebut viral di media sosial sejak awal Januari 2026 dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai bagaimana seseorang yang bukan awak kabin resmi dapat lolos hingga onboard pesawat komersial.

Kronologi Terungkapnya Pramugari Gadungan Batik Air

Kasus ini mencuat setelah sebuah unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) memperlihatkan sosok perempuan mengenakan seragam pramugari Batik Air dengan penampilan nyaris sempurna. Akun X @ndymanoball mengungkapkan kecurigaannya terhadap sosok tersebut.

Baca Juga: Benarkah Indra Kenz Pemilik Akun Skyholic88? Tuding Kelas Kripto Timothy Ronald Bermasalah

“Hati-hati FA gadungan/fake FA. Gila mbaknya energinya banyak banget nyamar jadi pramugari, orang ini mengaku sebagai cabin crew,” tulis akun @ndymanoball, dikutip Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam unggahan lanjutan, akun tersebut menyebut bahwa Khairun Nisya bisa ikut terbang karena membeli tiket layaknya penumpang biasa, namun diduga disangka sebagai kru tambahan.

“Ini orang bisa onboard karena beli tiket dikira mungkin extra crew, tapi ditanya ngeng-ngongan alias nggak bisa jawab, mana ID card-nya beda sendiri,” sambungnya.

Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu penelusuran identitas sosok yang dikenal sebagai pramugari gadungan Batik Air itu.

Profil Khairun Nisya, Asal Palembang

Khairun Nisya diketahui berusia 23 tahun dan berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Di lingkungan keluarga dan kampung halamannya, Nisya disebut-sebut mengaku telah bekerja sebagai pramugari Batik Air, meski faktanya ia bukan awak kabin resmi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena Nisya tampil sangat meyakinkan. Ia mengenakan seragam lengkap pramugari, membawa koper maskapai, serta menggunakan ID card yang sekilas menyerupai identitas kru penerbangan.

Sejumlah warganet kemudian mengungkap bahwa Nisya cukup aktif di media sosial dan kerap membagikan konten dengan atribut pramugari. Salah satu akun yang diduga miliknya adalah TikTok @callmesyaaa, yang menampilkan gaya hidup dan penampilan layaknya awak kabin profesional.

Alasan Menyamar: Tekanan Keluarga dan Rasa Malu

Fakta lain yang mengundang simpati publik adalah motif di balik aksi nekat tersebut. Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, orang tua Nisya benar-benar percaya bahwa putrinya bekerja di maskapai penerbangan.

Akun X @teapours mengungkap kisah tersebut.

“Temen kerjaku temen sekampung sama mbak ini dan jujur aku merasa kasihan pada orang tuanya,” tulis akun tersebut.

“Ortunya beneran nggak tahu dan benar-benar mengira dia bekerja untuk maskapai. Sampai ortunya selalu bikin status Facebook ‘kami mengirimmu terbang dengan doa’ setiap kali dia terbang,” lanjutnya.

Baca Juga: Ibunda Virgoun Berang, Sebut Cucu Jadi Saksi Dugaan Aksi Tak Pantas Inara Rusli

Keterangan ini kemudian diperkuat oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menyebut bahwa Nisya sempat mengikuti proses rekrutmen pramugari Batik Air namun tidak lolos.

“Yang bersangkutan pernah melamar menjadi pramugari Batik Air, namun tidak lulus. Karena malu kepada keluarganya, dia berpura-pura sudah bekerja,” kata Yandri.

Untuk meyakinkan orang tuanya, Nisya bahkan mengenakan seragam pramugari saat hendak berangkat ke Jakarta.

“Mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya,” ujar Yandri.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Khairun Nisya

Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan, Khairun Nisya akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Video klarifikasi tersebut beredar melalui akun Instagram @volunteer.netizen.

Dalam pernyataannya, Nisya mengakui seluruh perbuatannya.

“Memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta ID 7058 tanggal 6 Januari 2026. Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya. Sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air,” ucap Nisya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak maskapai dan grup perusahaan penerbangan.

“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group atas kegaduhan yang terjadi,” lanjutnya.

Kasus pramugari gadungan ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi identitas awak kabin, pengawasan bandara, serta literasi publik mengenai profesi penerbangan. Meski tidak ditemukan unsur terorisme atau sabotase, penyalahgunaan seragam maskapai tetap menjadi isu serius dalam dunia aviasi.

Bagi masyarakat, kasus Khairun Nisya juga membuka diskusi mengenai tekanan sosial, ekspektasi keluarga, dan dampak psikologis kegagalan karier, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berujung pada tindakan berisiko.

Tags:
Khairun Nisya viralBatik Air Palembang Jakartakasus pramugari gadunganpramugari palsuFA gadungan Batik Airpramugari gadungan Batik AirProfil Khairun Nisya

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor