Ilustrasi perbedaan KUR dan KPR (Sumber: Pinterest)

EKONOMI

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan KUR dan KPR Beserta Kegunaannya

Kamis 08 Jan 2026, 17:44 WIB

POSKOTA.CO.ID - Saat berencana mengajukan pinjaman ke bank, istilah KUR dan KPR sering kali menjadi pilihan utama.

Meski sama-sama produk pembiayaan dari lembaga keuangan, perbedaan KUR dan KPR cukup mendasar dan perlu dipahami agar tidak salah menentukan pilihan.

KUR dan KPR memiliki tujuan, sasaran, serta skema pembiayaan yang berbeda.

Oleh karena itu, memahami karakteristik masing-masing pinjaman menjadi langkah penting sebelum mengajukan kredit.

Dilansir dari laman resmi KUR dan KPR pada Kamis, 8 Januari 2025, cek perbedaannya:

Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya

Pengertian KUR

Ilustrasi KUR (Sumber: Pexels/Dafrino Maasy)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan melalui bank untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

KUR dirancang sebagai solusi permodalan dengan bunga ringan dan persyaratan relatif mudah.

Keunggulan KUR antara lain suku bunga rendah sekitar 6 persen per tahun, plafon pinjaman hingga Rp500 juta, tenor hingga lima tahun, serta tidak mewajibkan agunan tambahan.

Proses pengajuannya pun tergolong cepat dan sederhana.

Baca Juga: Link Video 7 Menit Yuka dan Jule Check In di Hotel Ramai Diburu, Benarkah? Cek Fakta Viral Terbarunya

Namun, pemohon KUR wajib memenuhi sejumlah ketentuan, seperti memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan, legalitas usaha yang sah, laporan keuangan yang sehat, rekening aktif, serta tidak sedang menerima pinjaman produktif lain.

Pengertian KPR

Ilustrasi program KPR. (Sumber: Dekoruma)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah fasilitas pembiayaan dari bank atau lembaga keuangan untuk membantu masyarakat membeli rumah, baik baru maupun bekas.

KPR menjadi solusi bagi calon pembeli rumah yang belum mampu membayar secara tunai.

Produk KPR menawarkan bunga kompetitif mulai dari kisaran 4 persen per tahun, tenor panjang hingga 25 tahun, serta pilihan skema angsuran seperti bunga tetap, menurun, atau mengambang.

Selain itu, KPR umumnya dilengkapi asuransi jiwa dan perlindungan kebakaran.

Meski demikian, KPR mensyaratkan dokumen yang lebih lengkap, seperti bukti penghasilan tetap, KTP, slip gaji atau laporan usaha, surat keterangan kerja, hingga dokumen transaksi jual beli rumah.

Perbedaan KUR dan KPR

Secara garis besar, perbedaan KUR dan KPR terletak pada tujuan penggunaannya.

KUR difokuskan untuk pengembangan usaha produktif, sementara KPR diperuntukkan khusus untuk kepemilikan hunian.

Dari sisi tenor, KPR cenderung lebih panjang, sedangkan KUR unggul dalam kemudahan akses dan subsidi bunga.

Pilihan Pinjaman Terbaik Sesuai Kebutuhan

Menentukan pilihan antara KUR atau KPR harus disesuaikan dengan kebutuhan finansial masing-masing. Jika tujuan utama adalah memiliki rumah, KPR menjadi opsi paling relevan.

Sebaliknya, bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha, KUR merupakan pilihan yang lebih tepat.

Meski demikian, kemampuan membayar cicilan tetap menjadi faktor utama.

Perencanaan keuangan yang matang dan perhitungan angsuran secara realistis perlu dilakukan agar pinjaman tidak menjadi beban di masa depan.

Tags:
pinjamanbankKURKPRKredit Usaha Rakyat usaha mikro, kecil, dan menengahUMKM Kredit Pemilikan RumahKPR

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor