POSKOTA.CO.ID - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, resmi melepas status lajangnya dalam sebuah pernikahan yang digelar pada Senin, 5 Januari 2026.
Dalam prosesi akad nikah tersebut, Hj Ananda dipersunting oleh Rifqi Maulana Mansyur, Ketua DPD Partai NasDem Kota Banjarbaru.
Kabar pernikahan ini dengan cepat menarik perhatian publik, mengingat Hj Ananda merupakan salah satu figur perempuan berpengaruh di Kalimantan Selatan, baik di bidang politik maupun sosial. Selain menjabat sebagai wakil wali kota, ia juga dikenal sebagai mantan Puteri Indonesia Lingkungan dan tokoh perempuan inspiratif.
Dalam akad nikah tersebut, Rifqi Maulana Mansyur memberikan mahar berupa uang tunai sebesar Rp100 ribu, yang secara simbolis mencerminkan kesederhanaan dan keikhlasan dalam membangun rumah tangga.
Baca Juga: Polisi Selidiki Ledakan Rumah di Jelambar Jakbar, Satu Penghuni Luka Bakar Parah
Respons Warganet di Media Sosial
Unggahan pernikahan Hj Ananda di akun Instagram resminya, @hj.ananda, langsung dipenuhi ucapan selamat dan doa dari warganet. Banyak komentar datang dari masyarakat umum hingga tokoh lokal yang ikut mendoakan kebahagiaan pasangan tersebut.
Salah satu komentar berbunyi, “Alhamdulillah barokallah Bu Ananda,” tulis akun @mlu***
"MasyaAllah selamat untuk kak Nanda & suami, bahagia selalu' ujar @alm***
Komentar lain datang dari akun @roe*** yang menyampaikan, “Selamat menempuh lembaran baru, semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.”
Sementara itu, akun @saa*** juga menyampaikan rasa syukur dan harapan agar pernikahan tersebut membawa kebahagiaan serta keberkahan bagi keduanya.
Informasi mengenai respons publik ini dikutip dari pantauan poskota.co.id yang merujuk langsung pada unggahan Instagram Hj Ananda pada 5 Januari 2026.
Profil Hj Ananda: Politisi Perempuan Berpengaruh
Latar Belakang Pendidikan dan Karier
Hj Ananda dikenal sebagai sosok perempuan dengan rekam jejak yang kuat. Ia merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, sebuah latar belakang akademik yang memperkuat kredibilitasnya dalam isu kesehatan dan pelayanan publik.
Pada tahun 2006, Hj Ananda meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan, yang menjadi awal kiprahnya di ruang publik nasional. Sejak saat itu, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Karier politiknya terus menanjak ketika ia dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Banjarmasin periode 2017–2019. Saat ini, ia mendampingi Muhammad Yamin HR sebagai Wakil Wali Kota Banjarmasin, dengan fokus pada tata kelola pemerintahan, kesehatan masyarakat, dan penguatan peran perempuan.
Reputasi dan Peran Publik
Sebagai pejabat publik, Hj Ananda dikenal memiliki citra profesional dan komunikatif. Pengamat politik lokal menilai kehadirannya di pemerintahan kota memberikan warna baru dalam kepemimpinan daerah, khususnya dalam isu inklusivitas dan pelayanan publik berbasis masyarakat.
Baca Juga: Profil Dewi Kam: Asal Keturunan, Biodata Lengkap, Suami dan Harta Kekayaan
Sosok Rifqi Maulana Mansyur, Suami Hj Ananda
Rifqi Maulana Mansyur merupakan Ketua DPD Partai NasDem Kota Banjarbaru. Ia dikenal aktif dalam kegiatan politik daerah dan memiliki jaringan kuat di tingkat lokal Kalimantan Selatan.
Pernikahan dengan Hj Ananda juga menjadi sorotan karena mempertemukan dua figur publik dari latar belakang politik yang berbeda wilayah, namun sama-sama berkiprah di ranah kepemimpinan dan pelayanan masyarakat.
Riwayat Pernikahan Sebelumnya Hj Ananda
Pernikahan dengan Rifqi Maulana Mansyur merupakan pernikahan kedua bagi Hj Ananda. Sebelumnya, ia pernah menikah dengan Dr. Aulia Ramadhan Supit. Dari pernikahan tersebut, Hj Ananda dikaruniai dua orang anak.
Dengan demikian, saat menikah kembali, Hj Ananda berstatus janda dengan dua anak, sementara Rifqi Maulana Mansyur juga diketahui berstatus duda, meskipun informasi terkait anak dari pernikahan sebelumnya belum dipublikasikan secara terbuka.
Pernikahan Hj Ananda dan Rifqi Maulana Mansyur tidak hanya menjadi kabar personal, tetapi juga peristiwa sosial yang mendapat perhatian luas. Banyak pihak berharap pernikahan ini dapat menjadi sumber kebahagiaan, ketenangan, serta kekuatan moral bagi keduanya dalam menjalankan peran sebagai figur publik.
Ucapan selamat dan doa terus mengalir, dengan harapan rumah tangga yang dibangun dapat membawa keberkahan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang mereka layani.