Ilustrasi tiang monorel. (Sumber: beritajakarta.id)

JAKARTA RAYA

Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Tak Picu Macet, DPRD Jakarta Usul Dikerjakan Malam Hari

Rabu 07 Jan 2026, 13:06 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana segera membongkar tiang-tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Jalan HR Rasuna Said dan Senayan. 

Sebelumnya, Pemprov DKI sudah mengeluarkan surat tenggat waktu pembongkaran kepada pemilik proyek, namun belum kunjung dilakukan sehingga harus turun tangan langsung.

Merespon hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendukung rencana pembongkaran tiang-tiang yang sudah tidak fungsional tersebut. 

"Kita mendukung apa yang sudah dicanangkan oleh Pak Gubernur Ini merupakan sesuatu yang baik ya," ucap Wibi kepada awak media, Rabu, 7 Januari 2025.

Baca Juga: Rumah Cimanggis Depok Ludes Terbakar saat Cas HP di Atas Kasur

Menurut Wibi, proyek monorel yang telah terbengkalai selama hampir dua dekade itu dianggap menjadi pemandangan yang tidak sedap dipandang di jalan arteri Ibu kota. 

"Karena itu sudah terbengkalai cukup lama, 20 tahun dan menjadi satu pandangan yang kurang layak untuk dilihat. Segera saja dilaksanakan, jangan terlalu panjang lebar laksanakan segera," ujar Wibi. 

Meski demikian, Wibi mengingatkan agar proses pembongkaran dilakukan dengan perencanaan yang matang, khususnya terkait aspek keselamatan bagi para pekerja. 

"Yang pertama dari sektor faktor keamanan itu  penting. Keamanan pekerja Juga harus diperhatikan jangan sampai dalam hal pembersihan ini mengakibatkan permasalahan lain," kata Wibi. 

Baca Juga: Viral Aksi Drift Liar di Pondok Indah, Polisi Langsung Selidiki

Selain itu, dia juga menyoroti potensi kemacetan yang dapat timbul selama proses pembongkaran berlangsung. 

Oleh karena itu, Wibi menyarankan agar pekerjaan dilakukan di luar jam sibuk, bahkan bila memungkinkan dilaksanakan pada malam hari.

"Yang kedua masalah kemacetan Kalau bisa dilaksanakan pada malam hari Jangan pada jam-jam sibuk," ungkap dia. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana segera membongkar tiang-tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Jalan HR Rasuna Said dan Senayan. Pembongkaran tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada pekan ketiga Januari 2026 ini.

Baca Juga: Gagalkan Pencurian Motor, Warga Palmerah Jakbar Ditembak Komplotan Curanmor

"Minggu ketiga Januari mulai (dibongkar tiang-tiang monorel)," ucap Pramono di Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 5 Januari 2025.

Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah melayangkan surat kepada PT Adhi Karya selaku pihak terkait dan memberikan tenggat waktu selama satu bulan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. 

Namun, apabila hingga batas waktu tersebut pembongkaran belum juga dilakukan, Pemprov DKI akan mengambil alih proses tersebut.

"Ya karena kami sudah mengeluarkan surat, sudah kita kasih batas waktu satu bulan. Kalau tidak bisa mereka melakukan, kami akan melakukan sendiri," ujar Pramono. 

Terkait biaya pembongkaran tiang monorel tersebut, Pramono menyebut, rincian biaya pembongkaran ditanyakan langsung kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebagai pelaksana teknis di lapangan.

"Nanti tanyakan kepada Dinas Bina Marga ya," katanya. 

Sementara itu, PT Adhi Karya juga sempat angkat bicara usai Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta pihaknya untuk segera membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di sepanjang jalan Rasuna Said dan Senayan.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya, Rozi Sparta menyampaikan, akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan stekholder terkait untuk membongkar tiang-tiang monorel tersebut.

"Kami sampaikan bahwa akan dilakukan diskusi bersama dengan seluruh pihak terkait," ucap Rozi dalam keterangan tertulisnya, Jumat 13 Juni 2025 lalu.

Rozi mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait upaya penataan dan penertiban ruang kota.

"Perseroan senantiasa mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya penataan dan penertiban ruang kota demi kepentingan publik," kata Rozi.

Lebih lanjut, Rozi mengapresiasi atas surat yang diberikan Pemprov Jakarta kepada pihaknya.

"Untuk berkoordinasi lebih lanjut guna menyelesaikan permasalahan ini secara konstruktif dan sesuai ketentuan yang berlaku," ucap Rozi. (cr-4)

Tags:
tiang monoreltiang monorel mangkrakrasuna saidJakartakemacetanDPRD DKI

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor