Ilutrasi panduan perawatan mobil pasca Nataru agar tetap aman dan nyaman. (Sumber: Wuling)

OTOMOTIF

Jangan Langsung Dipakai Harian, Ini Perawatan Mobil Setelah Libur Nataru 2026

Sabtu 03 Jan 2026, 18:24 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang diisi dengan perjalanan jauh membuat kendaraan pribadi bekerja lebih keras dari biasanya.

Setelah menempuh ratusan kilometer, kondisi mobil tidak bisa langsung dianggap normal begitu tiba di rumah. Pemeriksaan menyeluruh perlu segera dilakukan agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan saat kembali beraktivitas.

Banyak pemilik mobil di Indonesia kerap melewatkan pengecekan pasca perjalanan jauh, padahal mobil yang digunakan untuk mudik atau liburan panjang biasanya membawa beban lebih berat dan melewati berbagai kondisi jalan. Jika dibiarkan, komponen yang sudah bekerja ekstra berpotensi menimbulkan masalah teknis di kemudian hari.

Baca Juga: Hongqi Pamer Mobil Mewah di Singapura, Siap Masuk Pasar Indonesia

Dilansir dari Wuling.id berikut sejumlah bagian penting kendaraan yang perlu mendapat perhatian setelah perjalanan jauh libur Natal dan Tahun Baru.

1. Cek Sistem Pengereman

Rem menjadi komponen utama yang wajib diperiksa setelah perjalanan panjang. Selama libur akhir tahun, sistem pengereman biasanya digunakan lebih intens, terutama saat melintasi tanjakan, turunan, hingga kondisi lalu lintas padat.

Pemeriksaan meliputi ketebalan kampas rem, kondisi cakram atau tromol, serta level minyak rem. Keausan berlebih bisa terjadi akibat beban kendaraan yang meningkat selama perjalanan, sehingga pengecekan dini dapat mencegah risiko kegagalan rem saat digunakan kembali.

2. Ganti Oli dan Periksa Filter

Oli mesin berperan penting menjaga kinerja mesin tetap optimal. Setelah perjalanan jauh, kualitas oli bisa menurun karena bekerja lebih keras melumasi komponen mesin dan meredam panas.

Meski jarak tempuh belum mencapai batas servis, penggantian oli setelah libur panjang sangat dianjurkan. Selain oli, filter oli, filter udara, dan filter bahan bakar juga sebaiknya diperiksa atau diganti untuk menjaga performa mesin tetap stabil. Ciri oli yang perlu diganti bisa dilihat dari warnanya yang menghitam atau teksturnya yang semakin encer.

3. Periksa Ban dan Kaki-Kaki

Ban menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, sehingga kondisinya sangat menentukan keselamatan. Setelah perjalanan jauh, tekanan angin, kondisi dinding ban, dan keausan telapak perlu dicek secara menyeluruh.

Jika mobil terasa bergetar, oleng, atau terdengar bunyi tidak wajar, penyetelan ulang spooring dan balancing sangat disarankan. Ban dengan tekanan angin ideal tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu efisiensi bahan bakar dan memperpanjang usia ban.

4. Pastikan Sistem Kelistrikan dan Aki Normal

Perjalanan jauh dengan penggunaan fitur elektronik yang intens dapat memengaruhi sistem kelistrikan kendaraan. Pemeriksaan aki dan seluruh sistem kelistrikan penting dilakukan untuk memastikan suplai listrik tetap stabil.

Lampu utama, lampu rem, lampu sein, hingga Daytime Running Light (DRL) perlu dipastikan berfungsi normal, terutama untuk menunjang keselamatan saat berkendara malam hari atau cuaca buruk.

5. Bersihkan Radiator dan Sistem Pendingin

Kemacetan panjang dan beban kendaraan yang berat saat libur akhir tahun dapat memicu peningkatan suhu mesin. Oleh karena itu, sistem pendingin perlu mendapat perhatian khusus setelah perjalanan jauh.

Periksa level coolant, kondisi selang radiator, serta kebersihan sirip radiator yang bisa saja tertutup debu atau serangga. Jika coolant sudah keruh atau lama tidak diganti, penggantian sangat dianjurkan untuk mencegah risiko overheat.

6. Rawat AC dan Kebersihan Kabin

Kabin mobil yang digunakan untuk perjalanan jauh biasanya dipenuhi debu, remah makanan, dan kotoran. Membersihkan interior serta merawat sistem AC menjadi langkah penting untuk mengembalikan kenyamanan berkendara.

Filter kabin yang kotor dapat mengurangi hembusan AC dan menimbulkan bau tidak sedap. Jika udara terasa kurang dingin atau alirannya melemah, pemeriksaan AC dan pembersihan evaporator perlu dilakukan.

7. Periksa Sistem Keselamatan dan Fitur Keamanan

Sistem keselamatan juga tidak boleh luput dari perhatian. Pastikan sabuk pengaman, airbag, sistem ISOFIX, serta fitur keselamatan lainnya tetap berfungsi normal setelah kendaraan digunakan untuk perjalanan panjang.

Pengecekan ini penting agar kendaraan tetap memberikan perlindungan maksimal saat kembali digunakan untuk aktivitas harian di perkotaan.

Dengan melakukan perawatan menyeluruh setelah libur Natal dan Tahun Baru, pemilik kendaraan dapat memastikan mobil tetap dalam kondisi prima, aman, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Tags:
kondisi mobilperjalanan jauhNataru

Erwan Hartawan

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor