Para penumpang arus balik libur Natal dan Tahun Baru tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu, 3 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA RAYA

Arus Balik Nataru di Terminal Pulo Gebang Meningkat, Penumpang Diprediksi Tembus 3.000 Orang

Sabtu 03 Jan 2026, 18:37 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai meningkat di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur. Hingga Sabtu sore, jumlah penumpang yang tiba dari berbagai daerah terus bertambah.

Komandan Regu Terminal Pulogebang Anwar Masyur mengatakan, sejak pukul 00.00 WIB hingga 16.50 WIB tercatat 367 armada bus masuk ke Terminal Pulogebang dengan total 2.177 penumpang tiba di Jakarta.

"Jumlah bus atau armada yang masuk Terminal Pulogebang itu sejumlah 367 dengan jumlah penumpang sudah mencapai 2.177 orang. Itu terhitung dari jam 00.00 sampai jam 16.50 sore ini," ujar Anwar kepada Poskota, Sabtu, 3 Januari 2025.

Ia menyebut jumlah kedatangan masih berpotensi meningkat. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada malam ini dan Minggu malam, seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah pada Senin.

"Prediksi kami untuk arus balik itu malam ini dan malam besok, mengingat hari Senin itu anak-anak sekolah sudah mulai aktif masuk sekolah lagi," katanya.

Baca Juga: Dishub DKI Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas usai Libur Tahun Baru 2026

Anwar memperkirakan total penumpang yang tiba selama periode libur Tahun Baru dapat menembus lebih dari 3.000 orang.

"Mungkin bisa mencapai 3.000-an ke atas nanti. Karena saat ini saja sudah terpantau 2.000 lebih untuk malam ini, ya mungkin lebih dari 3.000 kemungkinannya," ujarnya.

Menurut Anwar, penumpang yang tiba di Jakarta melalui Terminal Pulogebang saat ini didominasi pemudik dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian wilayah Sumatra.

"Untuk saat ini paling banyak dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Sumatra," kata dia.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, pengelola terminal menyiapkan sejumlah langkah, salah satunya menyediakan fasilitas penginapan bagi penumpang yang tiba lebih awal dan belum dijemput keluarga.

"Di Terminal Pulogebang ini menyediakan penginapan. Jadi kalau datang lebih awal dan keluarganya belum jemput kita arahkan ke penginapan, itu antisipasinya," ujar Anwar.

Dari sisi pengamanan dan pelayanan, pengelola terminal mengerahkan 25 personel internal per shift yang terdiri dari petugas operasional, keamanan, dan kebersihan.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Puncak Bogor 3-4 Januari 2026: Cek Jadwal Buka Tutup, One Way, dan Ganjil Genap

"Untuk satu shift itu dari internal kita sendiri ada 25 orang. Itu terdiri dari petugas operasional, security, dan ditambah dengan petugas kebersihan," ucapnya.

Anwar juga mengimbau penumpang agar tidak terburu-buru meninggalkan area kedatangan terminal untuk menghindari barang tertinggal.

"Mungkin himbauan ya kepada penumpang yang baru tiba atau akan tiba di Terminal Pulogebang ini agar tidak terburu-buru meninggalkan lokasi kedatangan. Banyak kejadian karena saking terburu-buru dan gembira, mereka melupakan barang-barangnya sehingga banyak yang tertinggal," katanya.

"Jadi himbauan saya agar tidak terburu-buru, dan apabila mendapatkan kesulitan, jangan sungkan untuk bertanya atau minta bantuan kepada petugas," sambungnya.

Sementara itu, arus keberangkatan penumpang dari Jakarta terus menurun. Pengelola terminal kini memfokuskan pelayanan pada kedatangan penumpang arus balik.

"Untuk saat ini keberangkatan semakin menurun, jadi sekarang kita fokus untuk menyambut kedatangan atau arus balik," ujar Anwar. (cr-4)

Tags:
Jakarta Timur Terminal Terpadu Pulo GebangNataru

Tim Poskota

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor