POSKOTA.CO.ID - Harga emas hari ini, emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren pelemahan di hari pertama tahun 2026.
Data per Kamis 1 Januari 2026 menunjukkan harga emas Antam terkoreksi tajam ke level Rp2.488.000 per gram. Perdagangan hari ini dibuka dengan harga stabil di angka Rp2.501.000 per gram.
Namun, tekanan jual yang berlanjut mendorong pelemahan sebesar Rp13.000, sehingga harga akhirnya menyentuh Rp2.488.000 per gram pada pembaruan siang hari. Penurunan ini melanjutkan sentimen negatif dari perdagangan akhir tahun 2025.
Baca Juga: Harga Emas Awal 2026 Belum Update, Antam Masih di Rp2,5 Juta per Gram
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam 1 Januari 2026, yang mencakup berbagai pilihan berat untuk investasi ritel dan korporasi:
- 0,5 gram: Rp1.294.000
- 1 gram: Rp2.488.000 (patokan)
- 2 gram: Rp4.916.000
- 3 gram: Rp7.349.000
- 5 gram: Rp12.215.000
- 10 gram: Rp24.375.000
- 25 gram: Rp60.812.000
- 50 gram: Rp121.545.000
- 100 gram: Rp243.012.000
- 250 gram: Rp607.265.000
- 500 gram: Rp1.214.320.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.428.600.000
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan 24 Karat Turun Rp20.000 Hari Ini 1 Januari 2026, Awal Tahun Momentum Beli?
Ketentuan Pajak yang Perlu Diperhatikan
Investor dan pembeli emas Antam diimbau memperhatikan regulasi perpajakan yang berlaku:
- Pembelian: Dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45% (memiliki NPWP) atau 0,9% (tanpa NPWP).
- Penjualan Kembali (Buyback): Untuk transaksi di atas Rp10 juta, dikenakan potongan pajak sebesar 1,5% (memiliki NPWP) atau 3% (tanpa NPWP). Potongan ini berlaku langsung pada nilai transaksi penjualan.
Regulasi ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Setiap pembelian akan disertai bukti potong PPh 22 yang dapat digunakan untuk keperluan pelaporan pajak.
Harga resmi emas Antam (Logam Mulia) diperbarui setiap hari kerja sekitar pukul 08.30 WIB melalui laman resmi Logam Mulia PT Antam. Investor disarankan untuk selalu merujuk pada sumber tersebut sebelum melakukan transaksi, mengingat harga logam mulia dapat berfluktuasi secara dinamis sepanjang hari.
Analis pasar menunggu perkembangan data ekonomi global dan kebijakan bank sentral utama sebagai katalis pergerakan harga emas ke depan, setelah sentimen awal tahun yang lesu ini.
