Untuk seri iPhone 18 Pro dan Pro Max, desain eksterior diperkirakan tidak banyak berubah, mengikuti siklus desain Apple yang biasanya bertahan beberapa tahun.
Namun, inovasi besar diduga akan terjadi di balik layar.
Apple dikabarkan sedang mengerjakan teknologi Face ID di Bawah Layar.
Jika terwujud, ini akan menjadi momen bersejarah karena Dynamic Island atau "pill-shaped notch" akhirnya akan hilang, memberikan tampilan layar penuh (full-screen) yang benar-benar mulus.
Peningkatan lainnya kemungkinan akan fokus pada pengoptimalan chipset A-series dan kemampuan fotografi komputasional.
- Samsung Galaxy TriFold: Mendefinisikan Ulang Ponsel Lipat

Merespons kehadiran Huawei Mate XT, Samsung tak mau kalah dengan mempersiapkan Galaxy TriFold.
Ponsel lipat tiga layar ini direncanakan rilis di pasar utama seperti AS, Singapura, dan UEA pada awal 2026.
Saat tertutup, perangkat ini akan terlihat seperti Z Fold 7 yang sedikit lebih tebal, dengan layar luar 6,5 inci.
Namun, keajaiban terjadi ketika dibuka, yang akan mengubahnya menjadi sebuah tablet 10 inci.
Berbeda dengan desain Huawei, Samsung dikabarkan tidak menggabungkan layar dalam ke dalam engsel, sehingga layar tersebut akan terlindungi penuh saat ponsel dalam mode tertutup.
Dengan ketebalan hanya 3,9 mm di titik tertipisnya dan bobot sekitar 309 gram, perangkat ini juga disebut memiliki rating ketahanan IP48.
Spesifikasinya pun tak main-main: ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite, kamera utama 200MP, serta baterai raksasa berkapasitas 5600mAh.
