"Bisa saja digabungkan dengan salah satu brand (Denza)," katanya.
Namun ia tidak merinci model tertentu yang akan dibawa masuk ketika ditanya lebih jauh.
"Mari bersama-sama kita tunggu agar datang ya," ujarnya.
Sejauh ini, dua model yang diprediksi kuat akan masuk pasar Indonesia adalah Bao 5 dan Bao 8 yang juga dikenal sebagai Denza B5 dan Denza B8.
Baca Juga: Aksesoris Cicido Resmi Masuk Indonesia, Fokus pada Postur Ideal Pengemudi
Kedua SUV tersebut telah lebih dulu dipasarkan di Australia dengan konfigurasi setir kanan, sehingga berpotensi besar diproduksi atau didistribusikan untuk pasar Indonesia.
Di Australia, Denza telah membuka pemesanan untuk kedua model tersebut. Harga Denza B5 dibanderol mulai dari 74.990 dolar Australia atau sekitar Rp832 jutaan untuk varian Standar, dan 79.990 dolar Australia atau sekitar Rp888 jutaan untuk trim Leopard.
Sementara itu, Denza B8 dipasarkan mulai 91.000 dolar Australia untuk versi tujuh kursi dan 97.990 dolar Australia atau sekitar Rp1 miliar untuk model enam kursi.
Dengan tren kendaraan listrik premium yang semakin berkembang, kehadiran Denza B5 dan B8 diprediksi menambah pilihan SUV listrik kelas atas di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi BYD dalam persaingan EV nasional.