POSKOTA.CO.ID - Maka Motors terus memperluas perannya dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Tidak hanya menghadirkan produk dan teknologi hasil riset panjang, perusahaan ini juga mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung yang berperan penting bagi kenyamanan pengguna motor listrik.
Sejak peluncuran Maka Cavalry pada 2024, perusahaan langsung memperkuat layanan purnajual dengan menghadirkan jaringan fast charging station di berbagai daerah.
Dalam kurun waktu satu tahun, hingga Desember 2025, telah berdiri 33 titik fast charging dengan total 70 nozzle yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
Yang menarik, lokasi fast charging station Maka Motors tidak hanya ditempatkan di area komersial seperti showroom, hotel, atau bengkel rekanan. Fasilitas ini juga hadir di titik-titik yang dekat dengan aktivitas harian masyarakat, seperti masjid, pujasera, hingga warteg.
Baca Juga: BYD Ungkap Investasi Riset Raksasa dan Targetkan 150 Dealer di Indonesia pada 2026
Langkah ini menegaskan strategi Maka Motors yang ingin membuat motor listrik semakin mudah diakses.
Perusahaan menilai bahwa jarak tempuh dan lokasi pengisian daya masih menjadi kekhawatiran sebagian masyarakat, sehingga kehadiran fast charging yang merata dapat menjawab tantangan tersebut.
CEO & Founder Maka Motors, Raditya Wibowo, menyatakan bahwa langkah ekspansif ini mencerminkan komitmen perusahaan membangun ekosistem motor listrik secara menyeluruh, bukan sekadar menghadirkan produk.
“Pembangunan fast charging station Maka Motors yang masif di 33 lokasi dengan jumlah nozzle hingga 70 colokan dalam satu tahun ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya menjual produk, tapi juga membangun ekosistem pendukungnya,” ujarnya.
Baca Juga: MG Resmikan Dealer 3S Pertama di Kalimantan Barat, Resmi Beroperasi di Pontianak
Raditya menambahkan bahwa kemudahan akses menjadi kunci percepatan adopsi motor listrik di Indonesia.
