Ribuan Tiang di Kolong Tol Jaktim Disulap Jadi Ruang Kreatif, Pramono: Bisa Jadi Role Model Daerah Lain

Kamis 11 Des 2025, 23:58 WIB
Sejumlah petugas PPSU saat melakukan mural di salah satu tiang kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur. (Sumber: Kominfotik Pemprov Jakarta)

Sejumlah petugas PPSU saat melakukan mural di salah satu tiang kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur. (Sumber: Kominfotik Pemprov Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau ruang ekspresi kreatif sepanjang 18 kilometer di bawah ruas Tol Becakayu dan Tol Dalam Kota, Jakarta Timur, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Adapun program beautifikasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur ini, diterapkan pada 812 tiang di sepanjang Tol Becakayu (10 km) dan 514 tiang di Tol Dalam Kota (8 km).

Kegiatan ini selanjutnya akan dilombakan di 65 kelurahan di Jakarta Timur dan bersinergi dengan PT KKDM serta PT CMNP untuk pengecatan mural, penataan taman, maupun penyediaan material yang diperlukan.

Pramono menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat membuat ruang ekspresi yang makin terbuka bagi Jakarta.

Baca Juga: Kolong Tol Becakayu dan Dalam Kota Akan Dihias dengan Mural hingga Penataan Taman

"Dan tadi secara spontan saya menyampaikan ini bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain. Termasuk agar ini bisa dilombakan dan semuanya bersemangat, ada 65 kelurahan," ucap Pramono.

Menurutnya, dengan dilombakan di tingkat kelurahan, bukan hanya karya mural yang tampil, tetapi juga akan tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan indah.

"Mudah-mudahan dengan dilombakan ini, selain ruang ekspresinya dapat ditampilkan, juga membuat Jakarta Timur menjadi lebih aman, lebih nyaman, lebih indah," ujar Pramono.

Pramono memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Wali Kota Jakarta Timur yang dinilai berhasil menggandeng berbagai pihak untuk mendukung program ini.

"Karena dengan beautifikasi ini ada 812 tiang Tol Becakayu sepanjang 10 kilometer melibatkan 65 kelurahan dan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari PT KKDM, dan kemudian ada 514 tiang Tol Dalam Kota sepanjang 8 kilometer," kata Pramono.

Program yang mengubah ribuan tiang kolong tol ini, dikatakan Pramono, juga berhasil meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai proyek beautifikasi dengan jumlah tiang terbanyak dan lintasan terpanjang, yakni total 18 kilometer.

"Dan tadi seperti kita ketahui bersama, kegiatan ini mendapatkan rekor Muri karena ini merupakan jumlah tiang terbanyak dan juga terpanjang, sepanjang 18 kilometer," ungkap Pramono.

Baca Juga: Jakarta Kota Terpadat di Dunia, DPRD DKI Minta Penataan Wilayah Dipercepat

Kendati demikian, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI akan melakukan perawatan rutin agar hasil beautifikasi tetap terjaga dan menarik.

"Jadi untuk menjaga agar proses ini terjaga dengan baik, saya akan minta secara rutin setiap tahun ini kita beautifikasi. Kalau yang sudah luntur, sudah enggak bagus, ya kita perbaiki," ujar Pramono.

Pramono juga menilai, kegiatan semacam ini bisa memperkuat kebersamaan dan kerja sama di tingkat kelurahan maupun kalangan lainnya.

"Jadi memang kegiatan-kegiatan ruang ekspresi yang seperti ini saya yakin akan membuat kerja sama, silaturahmi, kebersamaan di tingkat kelurahan itu akan terjadi," kata dia.

"Apalagi tadi melibatkan juga mahasiswa, melibatkan juga pasukan oranye, pasukan hijau, dan juga yang paling utama Karang Taruna juga dilibatkan," katanya.

Selain itu, Pramono menegaskan, ruang bawah kolong tol lainnya di Jakarta juga akan menjadi sasaran beautifikasi berikutnya.

"Jadi nanti kolong-kolong yang ada, tentunya kami akan lakukan beautifikasi," ucapnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update