POSKOTA.CO.ID - Setelah empat tahun diluncurkan, iPhone 13 mengalami penurunan harga hingga 40 persen. Dengan performa yang masih solid dan dukungan pembaruan iOS, apakah ponsel ini masih menjadi pilihan bijak di tengah maraknya lini terbaru?
Pasar smartphone Indonesia kini diramaikan oleh tren penurunan harga signifikan pada seri iPhone 13. Berdasarkan pantauan data Desember 2025.
Harga perdana yang semula berada di kisaran belasan hingga dua puluhan juta rupiah, kini turun drastis sekitar 20–40 persen.
Hal ini tidak hanya membuka akses bagi konsumen menengah, tetapi juga memunculkan pertanyaan: Apakah iPhone 13 masih layak? seberapa penurunan harga iPhone 13?
Penyesuaian Harga
iPhone 13 yang diluncurkan pada November 2021, semula dibanderol mulai Rp14,999 juta untuk varian 128 GB. Kini, varian serupa dapat diperoleh dengan kisaran Rp8-9 juta.
Sementara itu, versi 256 GB turun dari Rp17,499 juta ke sekitar Rp11,499 juta, dan versi 512 GB dari Rp20,999 juta menjadi sekitar Rp14,9 juta.
Penurunan ini menandai pergeseran strategi Apple dalam menjadikan iPhone 13 sebagai produk premium yang lebih terjangkau di segmen kelas bawah, sekaligus mengikuti siklus depresiasi alami setelah kehadiran seri terbaru.
Keunggulan iPhone 13

Kekuatan di Balik Usia
Meskipun telah berusia empat tahun, iPhone 13 masih dilirik karena ditenagai chipset A15 Bionic. Chip ini terbukti masih mampu menangani aplikasi berat, multitasking, dan gaming kelas atas, bahkan melampaui rata-rata smartphone Android kelas menengah terbaru.
Selain itu, Apple dikenal akan dukungan pembaruan sistem operasinya yang panjang. iPhone 13 diprediksi masih akan mendapatkan update iOS minimal hingga 2026 atau bahkan 2027, menjaga perangkat tetap aman dan kompatibel dengan aplikasi terkini.
