Gubernur Jakarta Pramono Anung saat bertemu dengan diaspora di Berlin, Jerman. (Sumber: Kominfotik Pemprov Jakarta)

JAKARTA RAYA

Di Hadapan Diaspora Berlin, Pramono Sampaikan Rencana Beasiswa LPDP Jakarta

Sabtu 29 Nov 2025, 15:59 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana menghadirkan LPDP versi Jakarta saat bertemu diaspora Indonesia di Berlin, Jerman, pada Jumat, 28 November 2025.

Adapun program beasiswa luar negeri itu, disebut akan menjadi bagian dari upaya Pemprov Jakarta memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong kontribusi diaspora dalam pembangunan ibu kota sebagai kota global.

Pramono menyampaikan bahwa diaspora memiliki peran strategis untuk berpartisipasi dalam membangun Jakarta sebagai kota global.

“Jakarta dibangun mulai dari masyarakatnya. Jakarta bertekad membangun kota yang ramah dan inklusif untuk semua warganya,” ucap Pramono dalam keterangannya, Sabtu, 29 November 2025.

Baca Juga: Link Pengumuman Seleksi Substansi Beasiswa LPDP Tahap 2 2025, Cek Hasil Kelolosan di Sini

Menurut Pramono, saat ini dirinya tengah memprioritaskan akses pendidikan yang merata di ibu kota. Tak hanya menambah jumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang kini telah mencakup 707.513 peserta didik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga melakukan pemutihan ijazah dengan target 6.652 peserta didik sepanjang tahun 2025.

“Dengan pemutihan ijazah, mereka bisa melanjutkan pendidikan tinggi atau bekerja. Diharapkan, kesejahteraan mereka juga semakin meningkat,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan, penyaluran bantuan pendidikan tinggi berupa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) akan diperluas cakupannya hingga jenjang S2 dan S3.

Selain itu, dikatakan Pramono, Pemprov Jakarta juga akan menyiapkan beasiswa untuk bersekolah ke luar negeri.

“Kami akan adakan “LPDP versi Jakarta”. Harapannya, anak-anak muda di Jakarta semakin terpacu dan mendapatkan kesempatan bersekolah di luar negeri, kemudian kembali ke Jakarta untuk bersama-sama membangun kota,” ujar dia.

Pramono mengatakan, berbagai upaya saat ini tengah dilakukan guna menyongsong Jakarta bertransformasi sebagai kota global. Salah satunya meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas transportasi publik.

"Mulai dari meningkatkan ekspansi transportasi publik ke daerah penyangga dengan menghadirkan Transjabodetabek; mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik dengan menggratiskan MRT, LRT, dan Transjakarta bagi 15 golongan; hingga meningkatkan transportasi air antarpulau di Kepulauan Seribu," kata Pramono.

Pramono menyebut, Pemprov Jakarta juga sigap mencari solusi bagi berbagai permasalahan warga.

"Seperti, menghadirkan pelican crossing di Stasiun KRL Cikini untuk memudahkan akses bermobilitas yang sebelumnya dikeluhkan para pengguna KRL, gerak cepat memulihkan fasilitas transportasi umum pasca-unjuk rasa, serta menghadirkan Blok M Hub sebagai ruang UMKM dan kreatif yang terintegrasi," ungkap dia.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Insan Akademia 2025 Dibuka: Cek Daftar Nama Lolos Seleksi di Sini

Lebih lanjut, Pramono turut mengajak keterlibatan para diaspora Indonesia dalam mewujudkan Jakarta sebagai Top 50 Global City.

Menurut dia, para diaspora Indonesia berpotensi berkontribusi dalam sejumlah pilar, seperti bisnis dan ekonomi, ketenagakerjaan, pariwisata dan branding, lingkungan yang berkelanjutan; infrastruktur dan mobilitas, riset dan inovasi, serta tata kelola kelembagaan.

“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan diaspora. Melalui knowledge exchange untuk transfer ilmu dan teknologi baru dalam menyelesaikan tantangan Kota Jakarta, serta membentuk dewan ahli diaspora untuk memberikan masukan pada sektor strategis," ungkapnya.

Selain itu, kata Pramono, Pemprov Jakarta dapat berkolaborasi untuk talent network dengan menggandeng universitas terbaik dunia dan mengisi talent gaps di sektor strategis melalui perekrutan diaspora.

"Bahkan, kolaborasi riset antara diaspora dan lembaga lokal untuk mewujudkan research ecosystem. Semoga ke depan Jakarta dapat semakin maju dengan kolaborasi yang baik bersama rekan-rekan diaspora,” ujarnya. (cr-4)

Tags:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikanbeasiswa LPDPDiaspora BerlinPramono Anung

Tim Poskota

Reporter

Mohamad Taufik

Editor