Debut akting: Ia mulai terjun ke film lewat judul Bintang Jatuh (2000).
Setelah itu, ia terus aktif membintangi film, sinetron, dan FTV dalam berbagai judul, menunjukkan konsistensi dan fleksibilitas aktingnya.
Baca Juga: Kiper Legendaris Timnas Indonesia Era 70-an Ronny Pasla, Meninggal Dunia pada Usia 79 Tahun
Salah satu peran yang melekat di mata publik adalah ketika ia tampil dalam film D'Bijis (2007). Peran ini jadi salah satu titik penting dalam kariernya.
Karena kualitas aktingnya, Gary sempat mendapatkan penghargaan: misalnya sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Indonesian Movie Awards 2007
Dinamika Kehidupan dan Rekam Jejak
Karier Gary Iskak tidak selalu mulus. Pada beberapa periode ia menghadapi tantangan, termasuk masalah hukum. Namun ia tetap dikenal sebagai aktor yang tegas dan berbakat.
Meski begitu, ia kerap mendapat kesempatan kedua, dan publik tetap mengingat kontribusinya lewat berbagai karya di film dan televisi.
Warisan dan Kenangan yang Ditinggalkan
Kepergian Gary pada 29 November 2025 (akibat kecelakaan motor) bukan sekadar kehilangan seorang artis melainkan tutupnya sebuah perjalanan panjang di dunia seni peran.
Lewat film, sinetron, dan perannya di layar kaca, Gary meninggalkan banyak kenangan bagi rekan, kolega, dan penggemar. Dedikasinya dalam berkarya jadi bagian dari warisan yang patut dihargai.
Semoga karya-karyanya tetap dikenang. Turut berduka cita mendalam atas kepergiannya.
