POSKOTA.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia Tengah. Timur Kapadze, sosok pelatih yang sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, resmi mengundurkan diri dari staf kepelatihan Uzbekistan.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) melalui akun Instagram resminya pada Minggu, 9 November 2025.
Dalam unggahan resmi tersebut, UFA menyebut bahwa Kapadze secara pribadi mengajukan permohonan mundur dari jabatannya sebagai asisten pelatih tim nasional. Ia menyampaikan niat untuk melanjutkan karier di tempat baru, sebuah “panggung baru” seperti yang tertulis dalam keterangan resmi federasi.
“Timur Kapadze, asisten pelatih tim nasional Uzbekistan, telah mengajukan permohonan kepada pimpinan Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan untuk dibebaskan dari jabatannya, dan menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kariernya di panggung baru,” tulis pernyataan resmi federasi tersebut.
Pihak Federasi Sepak Bola Uzbekistan menghormati keputusan Kapadze. Mereka mengonfirmasi bahwa pelatih berusia 43 tahun itu telah menerima tawaran melatih tim lain walau belum dijelaskan klub atau negara mana yang dimaksud.
“Karena sang spesialis menerima tawaran lain dan berniat melanjutkan karier kepelatihannya sebagai pelatih kepala, pimpinan UFA dengan hormat menerima keputusannya,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Timnas Indonesia U22 vs Mali: Sekou Kone dari Manchester United Siap Tantang Dion Markx
Ucapan Terima Kasih dan Rekam Jejak Cemerlang
Federasi juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Kapadze selama bertugas. Di bawah arahannya, Uzbekistan berhasil melangkah ke Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian bersejarah bagi negara tersebut.
Kapadze dinilai berperan penting dalam membangun struktur permainan yang solid dan mentalitas juang tinggi di skuad muda Uzbekistan.
“Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Timur Kapadze atas kontribusinya terhadap perkembangan sepak bola Uzbekistan dan mendoakannya agar meraih sukses besar dalam karier kepelatihannya,” tulis UFA.
Sinyal Menuju Timnas Indonesia?
Setelah pengumuman itu, isu mengenai Kapadze ke Indonesia semakin kuat. Nama mantan pemain yang pernah membela FC Bunyodkor dan Lokomotiv Tashkent tersebut memang sudah lama dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia, terutama setelah Patrick Kluivert resmi berpisah dengan PSSI.
Salah satu pengamat sepak bola, Effendi Gazali, bahkan menyebut dirinya pernah bertemu langsung dengan Kapadze dalam sebuah pertemuan belum lama ini. Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Effendi membeberkan bahwa Kapadze mengaku mendapat banyak pesan dukungan dari penggemar Indonesia.
Dalam video itu, Kapadze terlihat tersenyum sembari menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Saya suka Indonesia dan para penggemarnya. Terima kasih atas semua dukungannya. Banyak penggemar Indonesia yang mengirim pesan meminta saya melatih timnas Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut belum menerima tawaran resmi dari PSSI, namun menyatakan kesiapannya jika kesempatan itu datang.
“Saya menunggu dan siap melatih Timnas Indonesia, InsyaAllah,” tegasnya.
Mengapa Kapadze Menarik untuk Indonesia
Bagi pecinta sepak bola nasional, nama Timur Kapadze bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai pelatih muda berprestasi, memiliki filosofi permainan menyerang yang disiplin, serta kemampuan membentuk pemain muda menjadi tulang punggung tim nasional. Gaya kepelatihannya disebut-sebut cocok dengan karakter pemain Indonesia yang cepat dan eksplosif.
Selain itu, pengalaman Kapadze membawa Uzbekistan bersaing di level Asia hingga menembus Piala Dunia 2026 membuatnya dianggap sosok ideal untuk melanjutkan proyek jangka panjang sepak bola Indonesia.
Banyak pihak juga menilai, bila Kapadze benar-benar bergabung, maka Indonesia akan mendapat pelatih yang teknokratik tapi rendah hati, gaya yang mungkin dibutuhkan setelah era pelatih asing berprofil besar seperti Kluivert dan Shin Tae-yong.
Baca Juga: HP Sharp Aquos Wish 5, Bukti Flagship Bisa Hadir dalam Paket yang Simpel dan Fungsional
Tunggu Gerak PSSI
Hingga kini, PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait kemungkinan merekrut Kapadze. Namun, gelombang dukungan dari publik sepak bola Indonesia terus berdatangan. Hashtag seperti #KapadzeForIndonesia mulai ramai di media sosial X (Twitter) dan Instagram.
Sementara itu, Kapadze sendiri disebut tengah dalam tahap finalisasi pembicaraan dengan pihak yang menawarkan pos barunya. Jika yang dimaksud adalah Indonesia, maka kabar ini bisa menjadi salah satu kejutan besar di akhir tahun 2025 bagi dunia sepak bola nasional.
Bisa jadi, keputusan Kapadze meninggalkan Uzbekistan memang bagian dari langkah besar menuju Garuda.
Keputusan Timur Kapadze mundur dari Uzbekistan bukan sekadar kabar biasa. Ia adalah potensi babak baru, baik bagi kariernya maupun bagi Timnas Indonesia. Dengan pengalaman, dedikasi, dan ketertarikannya pada Indonesia, peluang terjadinya kerja sama ini terbuka lebar. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya dari PSSI, apakah mereka akan bergerak cepat sebelum Kapadze direkrut oleh tim lain?
Satu hal yang pasti, antusiasme publik Indonesia terhadap Kapadze menjadi bukti betapa besar harapan masyarakat untuk melihat Timnas terus berkembang menuju level yang lebih tinggi.