Selain itu, beberapa momen penting selama Ramadhan juga telah diprediksi. Diantaranya seperti, Nuzulul Qur’an yang biasanya diperingati pada 17 Ramadhan, diperkirakan akan jatuh pada 4 Maret 2026, dan Malam Lailatul Qadar kemungkinan akan dimulai sejak 21 hingga 27 Ramadan, antara tanggal 8 hingga 14 Maret 2026.
Baca Juga: Jelang Derbi Jatim, Arema FC Siap Akhiri Puasa Kemenangan atas Persebaya
Kapan Lebaran 2026 Akan Dirayakan?
Penetapan awal puasa dan Lebaran 2026 secara resmi akan ditentukan oleh pemerintah melalui sidang isbat nasional.
Proses ini dilaksanakan untuk menyeragamkan pelaksanaan ibadah di seluruh Indonesia, sehingga tidak terjadi perbedaan signifikan antarwilayah.
Dasar hukum pelaksanaan sidang isbat merujuk pada Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Fatwa tersebut menegaskan keputusan resmi didasarkan pada hasil kombinasi metode rukyah dan hisab, dengan mempertimbangkan kondisi astronomi dan syariat Islam.
Hasil dari sidang isbat memiliki kedudukan penting karena bersifat mengikat bagi seluruh umat Islam di Indonesia.
Dengan adanya keputusan bersama ini, penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal dapat berjalan seragam, menghindari perbedaan jadwal antara ormas, lembaga, atau masyarakat umum.
