Setelah absen beberapa waktu, Antam kembali dengan harga terkini:
- 0,5 gram: Rp 1.230.000
- 1 gram: Rp 2.360.000
- 2 gram: Rp 4.671.650
- 3 gram: Rp 6.982.413
- 5 gram: Rp 11.603.938
- 10 gram: Rp 23.152.738
- 25 gram: Rp 57.756.030
- 50 gram: Rp 115.432.863
- 100 gram: Rp 230.787.530
- 250 gram: Rp 576.703.163
- 500 gram: Rp 1.153.195.800
- 1.000 gram: Rp 2.306.351.500
Sentimen Global Dorong Kenaikan
Lonjakan harga emas di dalam negeri tidak terlepas dari sentimen bullish yang melanda pasar global. Harga emas spot di pasar internasional melesat 2,3% ke level USD4.090,96 per ons, menyentuh level tertinggi sejak 27 Oktober 2025.
Penguatan ini dipicu oleh lemahnya sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, yang memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS (The Fed) akan segera memangkas suku bunga acuan.
Alat FedWatch CME Group menunjukkan pasar memprediksi kemungkinan 67% untuk pemotongan suku bunga pada Desember 2025, yang meningkat menjadi sekitar 80% pada Januari 2026.
Lingkungan suku bunga rendah umumnya menguntungkan bagi emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).
Baca Juga: Harga Emas Hari Selasa 11 November 2025 Galeri24 dan UBS Naik, Antam Tak Tersedia di Pegadaian
Proyeksi Menuju Akhir Tahun
Analis mulai memberikan proyeksi optimis untuk pergerakan emas di sisa tahun 2025. Harga emas diprediksi berpotensi menguat hingga kisaran USD 4.200 - USD 4.300 per ons pada akhir tahun, dengan target USD 5.000 per ons di kuartal pertama tahun 2026 dinilai sebagai sasaran yang realistis.
Dengan sentimen global yang mendukung dan permintaan domestik yang tetap stabil, pasar emas diperkirakan akan tetap bergerak dinamis.
Investor dan calon investor disarankan untuk terus memantau perkembangan dari sumber-sumber resmi untuk mengambil keputusan yang tepat.
