PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Umi Kaisar di Kecamatan Menes, Pandeglang, setop pengiriman MBG.
Alasannya, karena anggaran belum turun dari Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga dapur MBG tersebut terhambat berproduksi.
"Iya betul, pengiriman MBG disetop sementara karena anggaran dari BGN belum cair," ungkap Umi, pemilik dapur MBG Umi Kaisar melalui pesan WhatsApp pribadinya, Selasa 11 November 2025.
Namun, ia juga menyebut, bukan hanya SPPG-nya yang menghentikan sementara penyaluran MBG, juga sebagian dapur yang lain mengalami dan melakukan hal yang sama.
"Bukan hanya dapur Umi Kaisar, tapi Labuan dan beberapa dapur di Menes juga. Karena dana dari BGN belum cair," katanya.
Baca Juga: Capaian 50 Persen Penerima Manfaat MBG Harus Menstimulasi Kemandirian Pangan Daerah
Sedangkan kata dia, aturan dari BGN gak boleh pakai dana talang lagi, operasional itu harus nunggu dana cair dari BGN.
Namun, lagi-lagi ia menyebut bukan hanya SPPG yang dikelola oleh pihaknya yang mengalami penghentian penyaluran MBG tersebut.
"Bukan hanya dapur saya, tapi beberapa dapur di Menes yang mengalami keterlambatan dana cair. Tapi, InsyaAllah nanti juga bakal cair," katanya.
Ia juga mengaku, kalau dapur MBG Labuan sudah 4 hari gak operasional. "Kalau di Menes baru satu hari ini.
Saat ditanya sampai kapan penyetopan pengiriman MBG. Umi mengaku, sampai menunggu dana cair. "Doakan saja semoga segera cair," ucapnya.
