Langkahnya:
- Buka Settings → Privacy → Fingerprint Lock
- Aktifkan dan pilih waktu penguncian otomatis (bisa 1 menit, 30 menit, atau segera).
4. Gunakan Fitur “Pesan Sementara”
Pernahkah kamu khawatir chat lama bisa dibaca orang lain saat HP kamu dipinjam?
Nah, WhatsApp punya solusi: fitur Disappearing Messages.
Fitur ini memungkinkan pesan terhapus otomatis setelah jangka waktu tertentu — bisa 24 jam, 7 hari, atau 90 hari.
Kamu bisa mengaktifkannya di setiap ruang chat agar percakapan tidak tersimpan permanen.
5. Manfaatkan Fitur Chat Lock
Kalau kamu punya percakapan pribadi atau rahasia, fitur Chat Lock wajib kamu aktifkan. Dengan fitur ini, kamu bisa mengunci percakapan tertentu menggunakan sidik jari atau face ID.
Menariknya, pesan dari chat yang dikunci tidak akan muncul di notifikasi, melainkan hanya ditampilkan sebagai “WhatsApp: 1 pesan baru”.
6. Jadi Admin Grup WA
Kalau kamu aktif di banyak grup WhatsApp, pastikan kamu berperan sebagai admin agar bisa mengatur keamanan grup tersebut.
Sebagai admin, kamu bisa:
- Mengatur siapa yang boleh bergabung ke grup.
- Membatasi siapa yang bisa mengubah nama atau deskripsi grup.
- Menghapus pesan yang tidak pantas.
- Mengeluarkan anggota yang mengganggu.
Dengan begitu, kamu bisa mencegah penyebaran link berbahaya atau pesan spam di dalam grup.
7. Waspadai dan Blokir Kontak Tak Dikenal
Jangan asal klik tautan atau membalas pesan dari nomor yang tidak dikenal — apalagi jika meminta data pribadi seperti kode OTP atau nomor rekening.
WhatsApp menyediakan fitur Report and Block.
Gunakan fitur ini untuk langsung memblokir kontak mencurigakan dan melaporkannya agar akun tersebut tidak menipu orang lain.
8. Hubungkan Perangkat Hanya ke Sumber Terpercaya
Kalau kamu sering menggunakan WhatsApp Web di laptop atau PC, pastikan kamu hanya login lewat situs resmi:
web.whatsapp.com
atau unduh aplikasi desktop langsung dari whatsapp.com/download.
Hindari membuka WhatsApp lewat link yang dikirim orang lain karena bisa saja itu situs palsu.
