Kode ini akan diminta setiap kali Anda mencoba masuk (login) ke akun WhatsApp dari perangkat baru, bahkan setelah memasukkan kode OTP (One-Time Password) yang dikirim via SMS.
Tanpa PIN V2L, penyadap tidak akan bisa mengambil alih akun Anda sehingga bisa terbebas dari penyadapan.
Cara Mengaktifkan:
- Buka WhatsApp, Ketuk ikon tiga titik (Android) / Pengaturan (iOS).
- Pilih Setelan, pilih Akun, klik Verifikasi dua langkah.
- Ketuk Aktifkan, buat PIN 6 digit, dan masukkan alamat email untuk pemulihan (penting jika Anda lupa PIN).
Baca Juga: Cara Ampuh Cegah WhatsApp Disadap Tanpa Instal Aplikasi Tambahan, Begini Langkah Amannya
2. Cek Perangkat Tertaut (Linked Devices) Secara Rutin
Penyadapan seringkali terjadi melalui fitur WhatsApp Web/Desktop atau yang kini dikenal sebagai Perangkat Tertaut.
Fitur ini memungkinkan akun Anda dibuka pada perangkat lain seperti komputer atau tablet.
Jika Anda pernah lupa logout atau kode QR Anda discan oleh orang lain, mereka bisa membaca semua pesan Anda secara real-time.
Cara Memeriksa dan Mengamankan:
- Buka WhatsApp, Ketuk ikon tiga titik (Android) / Pengaturan (iOS).
- Pilih Perangkat tertaut.
- Periksa daftar perangkat yang muncul. Jika ada perangkat yang tidak Anda kenali atau tidak sedang Anda gunakan, segera ketuk nama perangkat tersebut dan pilih Logout.
Baca Juga: Jangan Abaikan! Ini 5 Cara Melindungi Akun WhatsApp yang Disadap dari Jarak Jauh
3. Aktifkan Notifikasi Keamanan
Notifikasi keamanan dapat memberitahu Anda jika ada perubahan pada kode keamanan enkripsi end-to-end yang terjadi pada percakapan dengan salah satu kontak Anda.
Meskipun fitur ini jarang digunakan, mengaktifkannya memberikan lapisan awareness tambahan, memberitahu Anda ketika ada aktivitas mencurigakan, seperti saat perangkat baru mencoba masuk ke akun Anda.
Cara Mengaktifkan:
- Buka WhatsApp, masuk ke Setelan, pilih Akun, klik Notifikasi Keamanan.
- Aktifkan opsi "Tampilkan notifikasi keamanan di perangkat ini."
