Ahmad Sahroni resmi dimutasi dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (Sumber: nasdemdprri.id)

Nasional

Ahmad Sahroni Disebut Mulut Sampah dan Dituding Pemicu Demonstrasi hingga Terjadinya Chaos

Sabtu 30 Agu 2025, 13:34 WIB

POSKOTA.CO.ID - Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni telah dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Keputusan ini datang di tengah derasnya kritik dan tudingan publik yang menyebutnya sebagai pemicu demonstrasi hingga terjadi kekacauan. Tak hanya itu, bahkan menewaskan seorang driver ojol, Affan Kurniawan.

Affan meninggal usai dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob. Setelah itu, kemarahan warga tak terbendung lagi dan demonstrasi terjadi di Jakarta.

Tak hanya itu, berbagai wilayah lain juga melakukan aksi demonstrasi serentak pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Baca Juga: Siapa Salsa Erwina? Ini Riwayat Pendidikan dan Sosok Perempuan yang Ajak Debat Ahmad Sahroni

Ferry Irwandi Sebut Ahmad Sahroni Mulut Sampah

Potret Ferry Irwandi. (Sumber: Youtube/@FerryIrwandi)

Melalui akun Instagram pribadinya, Ferry Irwandi secara blak-blakan menyebut pernyataan Sahroni sebagai "mulut sampah" yang punya andil besar dalam serangkaian demonstrasi yang memakan korban jiwa.

Tuduhan itu secara terbuka dilontarkan oleh konten kreator tersebut. Ia menuding Sahroni harus bertanggung jawab atas insiden tersebut karena dinilai mengeluarkan pernyataan yang provokatif dan memicu amarah massa.

“Ingat Ahmadsahroni88 mulut sampah Anda punya andil yang besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini,” tulis Ferry dalam unggahannya.

Ia juga menyoroti dampak mengerikan dari kekacauan yang telah terjadi saat ini.

Baca Juga: Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ferry Irwandi Soroti Ucapan Ahmad Sahroni: 'Anda yang Brengsek'

“Nyawa yang melayang, korban yang terluka dan keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Ferry juga menyertakan tangkapan layar berita yang menampilkan foto Sahroni dengan judul, "Sahroni Dukung Polisi Tangkap Pendemo Anarkis, Di Bawah Umur Saja Sudah Brengsek".

Kata "brengsek" inilah yang diyakini Ferry menjadi pangkal kemarahan publik.

Tak gentar dengan kekuasaan dan kekayaan Sahroni, Ferry menantangnya untuk bertemu langsung, baik dalam diskusi publik maupun di jalur hukum.

Baca Juga: Dukungan Publik Menguat, Ferry Irwandi Bongkar Ketidaklayakan Vonis 4,5 Tahun untuk Tom Lembong

“Saya tidak peduli seberapa powerful Anda. Anda adalah salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas semua kekacauan ini,” ujarnya.

Kritik Tajam dari Salsa Erwina Soal Transparansi Gaji dan Kinerja DPR

Potret Salsa Erwina mendadak viral setelah menantang Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni. (Sumber: Instagram/@salsaer)

Kritik terhadap Sahroni juga datang dari Salsa Erwina yang saat ini sedang viral dibicarakan. Ia berulang kali mempertanyakan akuntabilitas anggota DPR, termasuk besaran gaji hingga kenaikan tunjangan yang dianggap tidak transparan.

Salsa, yang dikenal lewat podcast "Jadi Dewasa 101", secara spesifik menyoroti anggaran DPR yang mencapai hampir Rp10 triliun per tahun untuk 580 anggota.

Ia juga menegaskan bahwa anggota DPR adalah "karyawan rakyat" dan gaji mereka tidak seharusnya memiliki kesenjangan yang terlalu jauh dengan masyarakat.

Baca Juga: Suami Salsa Erwina Siapa dan Kerja Apa? Inilah Sosok di Balik Keberanian Istri Tantang Anggota DPR Ahmad Sahroni

“Kesenjangan begitu jauh membuat kalian tidak relate sama penderitaan rakyat. Sampai terasa mati empatinya!,” ujar Salsa.

Ia juga menyoroti sikap anggota DPR yang kerap memblokir akun media sosial yang mempertanyakan kinerja mereka, termasuk Sahroni.

”Takut amat sih sama cewek kecil begini. Pakai segala diblok-blok," kata Salsa.

Pencopotan Jabatan Sahroni di Tengah Kontroversi

Ahmad Sahroni yang saat ini disorot karena pernyataan kontroversinya, kini telah dicopot jabatannya.

Fraksi Partai NasDem mengambil langkah tegas dengan mencopot Sahroni dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, efektif per 29 Agustus 2025.

Kini, Sahroni hanya menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI, sementara posisinya digantikan oleh Rusdi Masse.

Keputusan ini dianggap sebagai respons partai terhadap tekanan publik yang terus meningkat atas pernyataan kontroversial dan kinerja Sahroni.

Tags:
demonstrasi Salsa ErwinaFerry IrwandiAffan KurniawanAhmad SahroniDPR RI

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor