Tangkapan layar saat rantis Brimob menabrak seorang pria berjaket ojol di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Agustus 2025. (Sumber: Istimewa)

Nasional

Tagar 'Polisi Pembunuh' Menggema Imbas Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Pejompongan

Jumat 29 Agu 2025, 06:53 WIB

POSKOTA.CO.ID - Tagar 'Polisi Pembunuh' menggema di platform X imbas pengemudi ojek online (ojol) meregang nyawa setelah dilindas rantis Brimob, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Ribuan warganet menyerukan keadilan bagi korban dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak aparat yang terlibat dalam insiden maut di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Publik mendesak penyelidikan yang transparan dan akuntabel segera dilakukan.

Tuntutan mereka jelas yakni, keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sebab, setiap nyawa berharga, dan setiap warga negara berhak atas perlindungan hukum yang sama.

Baca Juga: Polri Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Terjunkan 330 Personel Gabungan

Kronologi Tragedi di Tengah Aksi Massa

Peristiwa nahas ini sendiri terjadi saat demonstrasi buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, yang berujung ricuh.

Massa aksi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR hingga kericuhan meluas ke Jalan Penjernihan Raya, Pejompongan.

Sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pengemudi ojol berinisial AK (21) terjatuh dari motornya, diduga panik akibat situasi yang memanas.

Saat itu, sebuah mobil rantis Brimob melaju dan melindas korban, meski massa sudah berteriak memperingatkan adanya ojol di bawah kendaraan.

Namun, mobil tetap melaju hingga menyebabkan AK tewas di lokasi kejadian.

Kapolri Sampaikan Permohonan Maaf

Menanggapi tragedi ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf mendalam.

Ia menyesalkan kejadian yang merenggut nyawa seorang pengemudi ojol tersebut.

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” ujar Listyo kepada awak media.

Kapolri juga memastikan pihaknya tengah melakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk mencari keberadaan korban lain.

Dia juga telah menginstruksikan jajaran Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Tim Pusdokkes untuk turun tangan menangani kasus ini.

Berdasarkan data sementara, tercatat ada tiga pengemudi ojol yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Satu di antaranya, yakni AK, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSCM, Jakarta Pusat.

“Sampai saat ini kami sedang minta Kapolda, Kadiv Propam, dan Tim Pusdokkes untuk mencari keberadaan korban lainnya,” kata Listyo.

Tags:
Jakarta PusatTanah Abangojolojol tewasojek onlinePejomponganPolisi PembunuhBrimob

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor