Jordi tak menampik bahwa sebelum memilih Persija, ia sempat didekati beberapa klub dari Spanyol dan Arab Saudi. Pengalaman panjangnya bermain di Eropa dan Asia menjadi daya tarik bagi klub-klub tersebut.
"Ya, ada beberapa klub yang menghubungi saya. Bahkan ada tawaran dari beberapa klub Arab Saudi dan rumor dari Spanyol," ungkapnya.
Namun, sejak awal, Jordi sudah menegaskan kepada agennya bahwa prioritas utama adalah bermain di Indonesia.
Baca Juga: Ahmad Jufriyanto Patah Tulang Rusuk, Pelatih Persib Bojan Hodak Bilang Begini
Keputusan tersebut, menurutnya, bukan semata-mata karena aspek profesional, melainkan juga komitmen pribadi untuk lebih dekat dengan publik sepak bola Indonesia.
"Saya sudah jelaskan kepada agen, pilihan utama saya adalah bermain di Indonesia. Persija datang dengan tawaran serius, dan saya merasa inilah saatnya."
Peluang dan Harapan Bersama Macan Kemayoran
Persija Jakarta sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia memiliki daya tarik istimewa bagi pemain sekelas Jordi Amat.
Kehadiran sosok seperti Bambang Pamungkas dalam proses negosiasi memperkuat keyakinannya. Jordi mengaku terkesan dengan profesionalisme dan visi klub.
"Saya berdiskusi dengan Bambang Pamungkas, kami saling menghormati, dan itu membuat prosesnya sangat mudah," kata Jordi.
Dengan pengalaman internasionalnya, Jordi diharapkan membawa ketenangan dan kepemimpinan di lini belakang Persija. Selain itu, ia juga menjadi figur penting untuk membimbing pemain muda, terutama bek lokal.
Bagi para Jakmania, kedatangan Jordi disambut antusias, mengingat reputasinya sebagai salah satu bek terbaik di Asia Tenggara dalam beberapa musim terakhir.
Komitmen untuk Liga Indonesia
Keputusan Jordi bergabung dengan Persija juga menjadi cerminan meningkatnya daya tarik Liga 1 Indonesia.