Hendra menyarankan untuk menelusuri asal-usul penagih tersebut.
“Teman-teman harus cari tahu benar-benar ini DC-nya siapa, DC dari aplikasi mana. Kalau kalian bermasalah di aplikasi satu pinjol sih enak ya, pasti dari DC itu," ucap Hendra Setyo.
Dengan mengetahui identitas DC, langkah berikutnya adalah menghubungi pihak pinjol secara langsung untuk meminta klarifikasi terkait prosedur penagihan.
Baca Juga: Hapus Aplikasi Pinjol di HP Bukan Tindak Kriminal, Begini Penjelasannya
Jangan Takut Melawan dengan Cara Benar
Hendra menganjurkan untuk melawan teror DC dengan langkah yang benar dan elegan, salah satunya dengan melapor ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengancam akan memviralkan tindakan yang melanggar hukum.
“Kalau kayak gini terus saya akan viralkan, saya akan laporkan ke OJK biar diproses dan biar diusut ya. Kalau sudah viral, hati-hati loh," kata Hendra Setyo
Menurutnya, pinjol legal biasanya akan segera merespons apabila kasus ini sudah tersebar luas di media sosial.
Bahkan, beberapa kasus sebelumnya seperti Kredifo menunjukkan bahwa tekanan publik bisa membuat mereka menarik penagihan yang berlebihan.
Baca Juga: Cicilan Pinjol Legal yang Numpuk Bisa Terselesaikan dengan Mudah, Cek Tipsnya
Jangan Biarkan Diri Ditindas
Hendra menekankan pentingnya untuk tidak membiarkan diri ditindas oleh tindakan yang tidak sesuai aturan.
“Ketika menemukan sesuatu yang tidak benar, ketika menemukan sesuatu penindasan, ya kita jangan diam aja. Jangan sampai ketakutan kita itu membiarkan hal ini terjadi," ungkap Hendra.
Hendra memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang sedang berjuang menyelesaikan utang pinjol.