POSKOTA.CO.ID - Banyak orang yang terlilit utang pinjaman online (pinjol), terutama yang ilegal merasa cemas dan tertekan akibat teror yang mereka alami.
Salah satu kekhawatiran terbesar adalah penyebaran data pribadi.
Lalu, seberapa lama sebenarnya teror dan penyebaran data ini berlangsung? Dan apa perbedaan antara pinjol legal dan ilegal dalam hal penagihan?
1. Perbedaan Pindar Legal dan Pinjol Ilegal
Di bawahan ini penjelasan mengenai perbedaan pinjaman daring (pindar) legal dan pinjol ilegal seperti dikutip dari kanal YouTube Tools Pinjol, Senin, 5 Mei 2025.
Baca Juga: 3 Pertimbangan Penting Sebelum Ajukan Pinjol
Pindar Legal:
- Terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Proses penagihan dilakukan sesuai aturan.
- Tidak menyebarkan data pribadi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kontak darurat.
- Teror atau penagihan bisa berlangsung hingga 1 tahun.
- Biasanya setelah 3 bulan keterlambatan, debitur akan mulai dikunjungi oleh debt collector atau DC lapangan.
Pinjol Ilegal:
- Tidak diawasi OJK, dan sering beroperasi tanpa izin resmi.
- Sering menyebarkan data pribadi bahkan sebelum jatuh tempo.
- Teror berupa makian, hinaan, dan penyebaran data kontak bisa terjadi selama 1 minggu hingga 2 minggu.
- Masa teror dan penagihan biasanya berlangsung hingga 1 bulan saja, tetapi sangat agresif dan tidak manusiawi.
2. Risiko Telat Bayar
Pindar Legal:
- Risiko utama adalah kunjungan oleh DC lapangan dan catatan buruk di SLIK OJK.
- Tidak ada penyebaran data pribadi.
- Bisa mengajukan negosiasi atau bayar pokok setelah lewat 3 bulan.
Pinjol Ilegal:
- Risiko utama adalah penyebaran data pribadi, seperti KTP dan kontak darurat ke semua kontak di ponsel.
- Teror mental sangat berat.
- Tidak ada proses penagihan yang jelas, hanya intimidasi.
3. Bahaya Gali Lubang Tutup Lubang
Konten kreator YouTube Tools Pinjol itu mengatakan, banyak orang yang karena merasa malu atau takut, akhirnya meminjam ke pinjol lain atau ke teman dan saudara untuk menutup pinjaman sebelumnya.
Ini disebut gali lubang tutup lubang, dan dampaknya bisa sangat buruk. Antara lain berakibat:
- Keuangan tidak stabil.
- Tidak ada tabungan atau aset.
- Bisa memicu stres dan keputusasaan.
"Harap diingat, teror dari pinjol itu sifatnya sementara. Tapi salah langkah dalam menyikapinya bisa berdampak jangka panjang pada kondisi ekonomi dan mental Anda," paparnya.
4. Prioritaskan Kebutuhan Pokok
Jika Anda terjebak utang pinjol, jangan prioritaskan membayar pinjol daripada kebutuhan sehari-hari.
Jangan juga terburu-buru membayar pinjol yang nominalnya kecil atau besar tanpa perhitungan. Fokuslah dulu pada:
- Kebutuhan makan, tempat tinggal, dan kesehatan.
- Hindari konten-konten yang memperkeruh pikiran seperti dari joki pinjol atau jasa konsultan abal-abal.
Baca Juga: Jangan Sampai Terulang, Ini 5 Kesalahan Fatal Galbay Pinjol
5. Solusi Jika Terlilit Utang Pinjol
- Tenangkan diri. Jangan panik menghadapi DC atau teror.
- Jangan malu. Buang rasa malu karena itu bisa membuat Anda salah langkah.
- Stop gali lubang tutup lubang.
- Negosiasikan utang. Untuk pindar legal, bisa ajukan pembayaran pokok setelah 3 bulan keterlambatan.
- Cari informasi dari sumber terpercaya.
Terjebak pinjol, terutama yang ilegal, adalah masalah serius.
Tapi Anda bisa keluar dari jerat ini dengan langkah yang tepat.
"Jangan biarkan rasa takut menguasai, tetap fokus pada pemulihan ekonomi dan kesejahteraan mental Anda," pungkas sang konten kreator.