POSKOTA.CO.ID - Di tahun 2025 ini, semakin banyak masyarakat yang terjebak dalam jerat pinjaman online (pinjol).
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi mereka yang gagal bayar (galbay) adalah tekanan mental akibat chat, SMS, telepon, atau email dari pihak penagih utang alias debt collector (DC).
"Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan pesan penting, jangan pernah mengabaikan chat dari DC begitu saja, terutama jika kalian dalam kondisi mental yang sedang tidak stabil," demikian seperti dilansir dari channel YouTube EDUKASI FINTECH, Selasa, 5 April 2025.
Baca Juga: Bahaya Telat Bayar SPayLater dan SPinjam, Ini Penjelasannya
Kenapa Chat DC Bisa Berbahaya?
Saat seseorang berada dalam tekanan, stres, depresi, dan kebingungan akibat galbay, pesan-pesan dari DC yang berisi ancaman dan teror dapat memperparah kondisi mental.
Banyak kasus tragis yang berawal dari teror semacam ini, seperti:
- Bunuh diri
- Menyakiti diri sendiri
- Melakukan kejahatan dengan mencopet, merampok, dan membegal.
Semua itu diawali dari pola pikir yang buntu dan tidak punya harapan.
Cara Menghadapi Chat DC
1. Tidak Punya Mental Melawan
Jika kamu merasa tidak sanggup menghadapi DC, segera ganti nomor HP dan WhatsApp kalian.
Ini adalah langkah penting untuk memutus kontak dan menjaga kesehatan mental.
Reset HP jika perlu, agar tidak ada jejak komunikasi sebelumnya.
Dengan memutus akses komunikasi dari DC, kamu memberi ruang untuk menenangkan pikiran dan menjauh dari tekanan psikologis.
Baca Juga: Bayar Cicilan Pindar di Aplikasi Pinjamin Pakai Bank Mandiri, Begini Caranya
2. Kumpulkan Keberanian
Bagi kamu yang mulai bisa mengendalikan diri dan punya mental lebih kuat, melawan DC adalah salah satu bentuk pertahanan diri.
Caranya dengan bentuk perlawanan yang bisa menurunkan mental para penagih.
Tapi ingat, butuh proses dan keberanian yang besar untuk sampai ke tahap ini.
Banyak yang baru bisa melawan setelah 2-3 bulan mengalami tekanan terus-menerus.
Transparansi dengan Keluarga
Masih pembahasan informasi dari kanal EDUKASI FINTECH, Salah satu alasan banyak orang terjebak dalam gali lubang tutup lubang adalah karena tidak terbuka kepada keluarga.
"Takut ketahuan istri, suami, atau orang tua, sehingga menyembunyikan utang dan akhirnya membuat masalah semakin dalam," ucapnya," tuturnya.
Ia menambahkan, jika kamu bersikap jujur, keluarga akan lebih mudah memberikan dukungan.
Semoga info ini membantu memberikan pencerahan dan semangat baru untuk kamu yang sedang berjuang keluar dari lilitan pinjol.