Sebagai bagian dari langkah konkret, Presiden Prabowo secara langsung menginstruksikan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dan Ketua Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf, untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan memangkas komponen biaya yang dinilai tidak efisien.
Ia menuntut koordinasi yang lebih intensif antar lembaga untuk mencari solusi sistemik terhadap tingginya ongkos haji.
“Saya minta Menag dan Kepala BP Haji duduk bersama, koordinasi sebaik-baiknya, dan cari solusi yang konkret,” ujar Prabowo dalam arahannya.
Langkah ini direspons positif oleh kedua pejabat terkait, yang menyatakan kesiapan mereka dalam menindaklanjuti arahan Presiden.
Komponen Biaya Haji: Apa yang Perlu Dievaluasi?
Dalam sistem pembiayaan haji di Indonesia, terdapat dua komponen utama, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jemaah, dan Dana Nilai Manfaat yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Evaluasi terhadap struktur ini menjadi penting, terutama untuk menentukan sejauh mana subsidi silang dan pemanfaatan dana manfaat bisa dioptimalkan tanpa menimbulkan beban jangka panjang.
Menurut pengamat haji, sejumlah elemen biaya seperti akomodasi, katering, transportasi lokal di Arab Saudi, serta biaya manasik, perlu dievaluasi secara objektif.
Transparansi dalam tender penyediaan layanan dan efisiensi dalam pengelolaan logistik akan menjadi kunci penurunan biaya.
Peran Digitalisasi dan Transparansi
Digitalisasi pelayanan haji menjadi bagian dari solusi jangka panjang yang turut disinggung dalam konteks efisiensi biaya.
Dengan sistem informasi yang lebih terintegrasi dan transparan, pemerintah dapat menekan biaya administrasi dan distribusi logistik.
Selain itu, digitalisasi berpotensi meningkatkan pengawasan publik terhadap penggunaan dana, sekaligus mencegah praktik pemborosan maupun korupsi.
Digitalisasi yang dimaksud mencakup integrasi pendaftaran, manasik daring, hingga sistem pelaporan layanan haji berbasis aplikasi yang memungkinkan jemaah memberikan umpan balik secara langsung.
