Update Bantuan BLT BBM 2025, Apakah Benar Ada dan Kapan Cair?

Senin 03 Mar 2025, 11:11 WIB
Update terbaru tentang pencairan BLT BBM 2025, apakah bantuan sosial ini benar-benar ada dan kapan waktunya cair? (Sumber: Poskota/Neni Nuraeni)

Update terbaru tentang pencairan BLT BBM 2025, apakah bantuan sosial ini benar-benar ada dan kapan waktunya cair? (Sumber: Poskota/Neni Nuraeni)

Untuk pencairan lewat KKS, kartu Merah Putih tersebut dapat diakses melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Bank tersebut meliputi Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan kemungkinan juga Bank Syariah Indonesia (BSI).

KPM yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) uang telah beralih ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berhak menerima bantuan ini, dengan pengecualian untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Baca Juga: Pelajar dengan NIK dan NISN Terdaftar Dapat Dana Bantuan PIP 2025 Mulai Rp225.000, Cair Setelah Aktivasi Rekening

"Penyaluran BLT BBM dilakukan secara bertahap dan terverifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran," imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, KPM dihimbau untuk memantau status penerima melalui kanal resmi pemerintah yang telah disediakan melalui perangkat handphone (HP).

Diantaranya cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos apabila telah menginstalnya di Play Store

Apakah BLT BBM 2025 Pasti Cair?

Banyak informasi yang beredar mengenai BLT BBM 2025, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah mengenai jadwal pasti penyalurannya.

"Meskipun beberapa berita menginformasikan bahwa bantuan ini akan segera cair, terutama lewat rekening KKS, informasi ini masih belum dapat dipastikan," terangnya.

Baca Juga: 5 Bansos Masih Cair Selama Ramadhan, 1 Bantuan Resmi Dihentikan

Meskipun informasi terkait pencairan BLT BBM 2025 sudah beredar, masyarakat penerima manfaat masih harus menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah.

Ia mengatakan, situasi ekonomi yang sulit dan terbatasnya anggaran negara mungkin membuat pencairan bantuan lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP) lebih diprioritaskan.


Berita Terkait


News Update