Seorang Pria Hilang Terseret Arus di Bogor, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Senin 03 Mar 2025, 11:05 WIB
Ilustrasi tenggelam. Seorang pria bernama Asep Mulyana beriusia 59 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. (Pixabay/Tumisu)

Ilustrasi tenggelam. Seorang pria bernama Asep Mulyana beriusia 59 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. (Pixabay/Tumisu)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Seorang pria bernama Asep Mulyana beriusia 59 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari korban tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam mengatakan kejadian ini berlangsung pada Minggu, 2 Maret 2025. Berdasarkan keterangan saksi, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air di Kali Ciliwung meningkat drastis.

"Awalnya, banjir hanya setinggi mata kaki, namun dalam waktu singkat naik hingga setinggi lutut dengan arus yang cukup deras," ujar Adam dalam pernyataannya kepada wartawan pada Senin, 3 Maret 2025.

Baca Juga: BPBD Laporkan 47 RT di Jakarta Masih Tergenang Banjir

Kepanikan melanda warga yang berusaha menyelamatkan diri dengan berbagai cara, termasuk menyeberangi banjir menggunakan seprei. Salah satu warga, Yuyun, sempat terbawa arus sebelum akhirnya diselamatkan.

"Suaminya, Asep Mulyana, langsung melompat ke dalam arus deras untuk menolong sang istri," jelas Adam.

Beruntung, Yuyun berhasil selamat dan mencapai tepian. Namun, naas bagi Asep, ia justru terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Baca Juga: Bendung Katulampa Bogor Siaga 1! Banjir Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah Jakarta

Hujan Deras Masih Mengguyur Bogor

Hujan deras masih terus terjadi di wilayah Bogor sejak Minggu, 2 Maret 2025. Berdasarkan laporan BMKG, curah hujan yang tinggi diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, terutama di kawasan Puncak dan sekitarnya.

"Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor agar tetap waspada. Jika memungkinkan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Adam.

Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem, pencarian korban terkendala derasnya arus sungai dan tingginya permukaan air. Tim SAR pun berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan Asep Mulyana dalam keadaan selamat.


News Update